Beranda Komunitas Pandeglang Segera Miliki Gedung Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Pandeglang Segera Miliki Gedung Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

176
0
Gedung Asrama haji milik Kabupaten Pandeglang yang terletak di kawasan Stadion Badak Kuranten Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari tidak digunakan dan dibiarkan terbengkalai. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Kabupaten Pandeglang akan segera mempunyai gedung pelayanan haji terpadu satu atap. Pasalnya saat ini gedung tersebut sedang dibangun di lingkungan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang.

Gedung pelayanan haji satu atap ini akan menjadi satu-satunya di Provinsi Banten. Bahkan Pandeglang menjadi 1 diantara 16 daerah yang mendapat fasilitas yang sama di Indonesia pada tahun ini.

Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umrah, Wawan Sofwan mengungkapkan, pembangunan gedung itu menggunakan biaya dari Kementerian Agama Republik Indonesia melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran (TA) 2019 senilai Rp1,7 miliar.

“Pembangunan gedung haji satu atap di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pandeglang yang saat ini masih dikerjakan oleh PT. Daya Manunggal Kontraktor, tengah menelan anggaran sekitar Rp 1.795.614.000,” katanya, Jumat (23/8/2019).

Wawan menjelaskan, nantinya gedung satu atap itu akan melayani proses pendaftaran, pembayaran, cek kesehatan dan lainnya. Bahkan nantinya, di gedung tersebut juga akan dilengkapi dengan pelayanan dua bank syariah namun tetap membayar uang sewa sesuai ketentuan.

“Jadi nanti itu calon jemaah haji sangat enak, karena semua pelayanan ada disini semua dan gak mesti bolak balik seperti kemarin-kemarin. Bahkan berikut Bank Syariahnya kami sediakan gedung ini,” bebernya.

Wawan membeberkan, pembangunan gedung itu sudah berlangsung sejak tanggal 13 Mei 2019 lalu dan ditarget selesai pada tanggal 9 Oktober mendatang. Dia meyakini, fasilitas gedung itu akan membawa dampak yang lebih baik terhadap pelayanan jemaah haji. Apalagi Pandeglang menjadi salah satu penyumbang jemaah haji terbesar di Banten.

“Pembangunan ini dimulai 13 Mei lalu, dan harus diselesaikan 9 Oktober. Saat ini bangunannya sudah nampak dan hampir 100 persen. Tentu saja kami awasi ketat, karena kami juga ingin kualitasnya baik. Kalau saya lihat, Insha Allah kualitasnya baik,” tegasnya. (Med/Red)