Beranda Pemerintahan Padarincang Langganan Banjir, Pemprov Banten Janji Normalisasi Sungai Cidanau

Padarincang Langganan Banjir, Pemprov Banten Janji Normalisasi Sungai Cidanau

Gubernur Banten Andra Soni bersama sejumlah pimpinan Forkopomda usai rapat penanganan banjir di Kabupaten Serang. (Audindra/bantennews)

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjanjikan normalisasi Sungai Cidanau menyusul banjir berulang yang melanda Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Sepanjang tahun ini, wilayah tersebut tercatat telah mengalami banjir hingga empat kali.

Rencana normalisasi itu dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan perwakilan warga Padarincang, Pemerintah Kabupaten Serang, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Wilayah Satu Serang.

Gubernur Banten Andra Soni menyatakan telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meminta dukungan pendanaan bagi BBWSC3 agar dapat terlibat dalam upaya normalisasi Sungai Cidanau.

“Kita sudah memutuskan untuk meminta kepada BBWSC3 maupun BKSDA untuk berkoordinasi dan melakukan upaya penanganan yang berdampak pada masyarakat salah satunya adalah tahun depan enggak boleh daerah situ banjir lagi,” kata Andra usai rapat, Selasa (23/12/2025).

Menurut Andra, penanganan banjir tidak hanya difokuskan di wilayah hulu sungai, tetapi juga mencakup bagian tengah dan hilir. Ia menilai banjir yang kerap terjadi di sejumlah kampung di Padarincang dipicu oleh sedimentasi di Sungai Cidanau.

Selain itu, hasil temuan BKSDA menunjukkan adanya lahan persawahan seluas sekitar 1.350 hektare di kawasan Cagar Alam Rawa Danau. Kondisi tersebut dinilai mengurangi daya serap air hujan akibat berkurangnya tutupan lahan.

“Di satu sisi bagus buat ketahanan pangan tapi di sisi lain, apakah ini mempengaruhi alam (seperti) banjir dan sebagainya. Itu ga bisa dijawab, kita harus lakukan kajiannya bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah jangka pendek, Andra menyebut normalisasi sungai mulai dilakukan dengan pengerukan menggunakan alat berat di sejumlah titik Sungai Cidanau. Untuk daerah aliran sungai yang berada di kawasan cagar alam, koordinasi telah dilakukan bersama BKSDA dan BBWSC3.

Baca Juga :  Usulan Kenaikan UMP 20 Persen Tak Digubris Pemprov Banten, Buruh Kecewa

“Hari ini alat sebenarnya sudah dikirim tapi kata masyarakat yang tepat itu ekskavator amfibi dan dikirimnya lokasinya di sini (sesuai petunjuk warga),” katanya.

Sementara itu, perwakilan warga Padarincang, Karmana, menyampaikan bahwa banjir hingga kini masih merendam Kampung Sukamaju. Ia berharap normalisasi Sungai Cidanau dapat mempercepat surutnya genangan air di wilayah tersebut.

“Cidanau ini dari dulu tidak pernah terjamah normalisasi. Makanya tadi kami sampaikan ya sudah kalau BBWSC3 tidak mampu coret saja C-nya satu jadi BBWSC2,” ucapnya.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd