Beranda Pendidikan Orang Tua Masih Ragu, Kuota SD Sekolah Rakyat Pandeglang Belum Terpenuhi

Orang Tua Masih Ragu, Kuota SD Sekolah Rakyat Pandeglang Belum Terpenuhi

Kepala Dinsos Kabupaten Pandeglang Wawan Setiawan. (Mg-Madani Prasetia/bantennews)

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang masih mengejar pemenuhan kuota siswa jenjang SD di Sekolah Rakyat (SR). Kekhawatiran orang tua yang enggan melepas anak usia dini tinggal jauh dari rumah menjadi kendala utama dalam proses rekrutmen.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan mengatakan, kuota siswa jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi dengan total 540 siswa. Namun, kuota SD hingga kini masih belum mencapai target.

“Ini kan siswa dari tiga kabupaten/kota, yakni dari Serang, Tangsel dan Pandeglang. Hanya tinggal SD kuotanya belum terpenuhi,” kata Wawan, Kamis (23/7/2026).

Wawan menjelaskan, Dinsos masih memiliki waktu hingga akhir Agustus untuk merekrut calon siswa SD. Jumlah pendaftar pun terus bertambah.

“Sekarang sudah hampir 35 yang awal 16 dan kita diberi waktu sampai akhir Agustus. Ya mudah-mudahan sebelum tanggal 31 untuk Pandeglang bisa terpenuhi,” ujarnya.

Menurut Wawan, usia calon siswa yang masih kecil membuat banyak orang tua belum siap melepas anak mereka tinggal jauh dari keluarga.

Untuk mengatasi persoalan itu, Dinsos kini memprioritaskan penjaringan calon siswa dari kecamatan yang lokasinya lebih dekat dengan Sekolah Rakyat. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran orang tua sekaligus memudahkan mereka menjenguk anak.

“Tapi kita sekarang fokus ke kecamatan-kecamatan yang terdekat di lingkungan SR supaya orang tua lebih mudah untuk menjenguk atau sama-sama merawat anaknya,” katanya.

Sementara itu, Sekolah Rakyat Kabupaten Pandeglang menjadwalkan siswa mulai masuk pada 31 Juli 2026. Seluruh siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai pada 3 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat Pandeglang juga telah memiliki kepala sekolah definitif, yakni Siwi Astuti.

Baca Juga :  Wagub Banten Ajak Pelajar di Lebak Manfaatkan Ramadan untuk Belajar

“Masuk tanggal 31 itu diteruskan untuk cek kesehatan, untuk hari Senin tanggal 3 Agustus 2026 baru mulai MPLS,” pungkas Wawan.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd