Beranda Peristiwa Operasi SAR Hari Ketiga, Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Bagedur Diperluas

Operasi SAR Hari Ketiga, Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Bagedur Diperluas

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban terseret ombak di perairan Pantai Bagedur. (Foto: Dok. Basarnas)

LEBAK — Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terseret ombak di perairan Pantai Bagedur, Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (21/4/2026).

Korban diketahui bernama Agus (43), warga Kampung Kanaga, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, yang hingga kini masih dalam status pencarian.

Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwiyanto, mengatakan bahwa pada hari ketiga ini area pencarian diperluas dengan mengacu pada peta prediksi SAR.

“Korban masih belum ditemukan. Operasi SAR hari ini difokuskan di wilayah perairan dengan total luas area pencarian mencapai 212 nautical mile persegi, berdasarkan SAR Map Prediction,” ujar Rizky dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Untuk memaksimalkan pencarian, tim SAR gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan rubber boat Basarnas dengan cakupan area 155 Nm² dan jarak tempuh 78,2 Nm. SRU 2 melibatkan perahu nelayan dengan area pencarian 130 Nm² dan jarak tempuh hingga 137 Nm.

Sementara itu, SRU 3 melaksanakan penyisiran darat sejauh 20 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian. Sedangkan SRU 4 melakukan pencarian udara menggunakan drone thermal dengan radius lima kilometer dari titik lokasi.

Dalam rencana evakuasi, apabila korban ditemukan, tim akan melakukan evakuasi menggunakan rubber boat dengan teknik Rescue Towing dan Retrieval (RTRGT). Korban selanjutnya akan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, yaitu Puskesmas, dan jika diperlukan akan dirujuk ke RSUD Malingping.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Lebak, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Polairud Binuangeun, TNI AL Binuangeun, serta nelayan setempat.

Berbagai peralatan turut dikerahkan, seperti rescue car, rubber boat, perahu nelayan, peralatan medis, alat komunikasi, hingga drone thermal.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Ponpes Riadussibya Petir Ludes Terbakar

Adapun kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan, sehingga masih memungkinkan operasi SAR berlangsung secara optimal.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo