CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon sejak 30 April lalu hingga 11 Mei mendatang tengah melaksanakan pendaftaran untuk seleksi terbuka (open bidding) jabatan dua calon Komisaris Independen di PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Andi Kurniyadi menegaskan agar Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisaris Independen dapat bekerja secara cermat dalam setiap tahapan seleksi agar dapat menghasilkan kandidat yang benar-benar profesional dan kompeten, menguasai industri jasa kepelabuhanan sebelum akhirnya nanti direkomendasikan kepada Walikota sebagai pemegang saham.
“Saya berharap pada pemerintahan yang sekarang, khususnya kepada Tim Pansel untuk lebih selektif dan profesional untuk mencari figur calon komisaris yang kompeten. Tidak seperti yang dulu-dulu, tidak ada komunikasi dan kami tidak pernah dilibatkan karena PT PCM butuh komisaris yang profesional, saya tegaskan lagi yang profesional dan kompeten,” ujar Andi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Komitmen kerja Tim Pansel saat ini, lanjut Andi, sangat menentukan keberlangsungan usaha dari salah satu BUMD Pemkot Cilegon tersebut ke depan, terutama dalam hal kontribusinya pada keuangan daerah.
“Jangan lagi ada open bidding yang sifatnya hanya ceremonial saja, open bodong namanya. Saya tidak punya kepentingan dalam hal ini, tapi figur yang profesional itu bagi saya sebuah harga mati. Tidak mungkin dari sekian banyaknya orang yang nanti mendaftar itu tak ada yang berkualitas,” jelas politisi NasDem ini.
Untuk diketahui, selain ketentuan tidak sedang menjadi pengurus partai politik, persyaratan umum untuk menjadi calon Komisaris Independen tersebut juga tidak memiliki hubungan keluarga dengan kepala daerah, direksi dan dewan komisaris.
“Silakan saja kalau bertentangan dengan persyaratan itu, asal Pemkot dan Tim Pansel mau menerima konsekuensi dari publik maupun dari kami di parlemen yang akan menanyakan ada apa ini,” jelasnya.
Penulis : Gilang Fattah
Editor : Wahyudin
