Beranda Bisnis Omzet Digerus Toko Online, Pedagang Bendera Musiman di Tangsel Menjerit

Omzet Digerus Toko Online, Pedagang Bendera Musiman di Tangsel Menjerit

TANGSEL – Pedagang bendera musiman mulai memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang Selatan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Namun, suasana penjualan tahun ini jauh dari harapan. Pedagang mengaku omzet turun karena masyarakat beralih berbelanja melalui toko daring.

Rustom (44), pedagang bendera di bahu Jalan Siliwangi, Pamulang, mengaku sudah lima tahun berjualan perlengkapan kemerdekaan setiap Agustus.

“Kalau saya berdagang sudah lima tahunan,” kata Rustom, Jumat (7/8/2026).

Rustom menjual berbagai ukuran bendera Merah Putih dengan harga Rp10 ribu hingga Rp100 ribu. Sementara umbul-umbul ia banderol mulai Rp15 ribu sampai Rp30 ribu.

Meski stok dagangan lengkap, penjualan tahun ini belum menggembirakan. Rustom mengaku omzetnya turun sekitar Rp500 ribu dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kalau sekarang dagang sepi. Omzet turun sekitar Rp500 ribuan,” ujarnya.

Menurut Rustom, toko online menjadi tantangan terbesar bagi pedagang musiman. Banyak pembeli memilih berbelanja secara daring karena harga yang lebih murah.

“Walaupun turun tetap harus dagang. Memang kalah sama online, tapi untungnya masih ada yang beli langsung,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Akbar (22), pedagang bendera di Jalan Ki Hajar Dewantara, tepatnya di depan Masjid Agung Ciputat. Ia menilai semakin banyak masyarakat beralih ke platform daring untuk membeli bendera dan atribut kemerdekaan.

“Menurut saya sekarang sepi karena banyak yang beli lewat toko online,” ujarnya.

Akbar mengatakan selisih harga menjadi alasan utama pembeli memilih toko online.

“Kalau kami jual Rp100 ribu, di online bisa Rp75 ribu sampai Rp80 ribu. Jadi kelihatan lebih murah,” katanya.

Meski penjualan lesu, Akbar tetap optimistis seluruh dagangannya habis terjual sebelum peringatan HUT ke-81 RI.

Baca Juga :  The Kaibon, Resto di Kota Cilegon Dengan Nuansa Cita Rasa Keraton Banten

“Saya optimistis barang akan habis sebelum hari H,” tandasnya.

Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd