Beranda Uncategorized Ojek Online di Serang Lindungi Diri dengan 3M

Ojek Online di Serang Lindungi Diri dengan 3M

Solikhul Anam, driver ojol asal Kota Serang. (Foto: Afifah/Bantennews.co.id)

SERANG – Beban mereka yang harus berjibaku menjadi pejuang hidup di tengah pandemi ini tentu sangat berat. Salah satunya adalah driver ojek online (ojol).

Menuntut aktivitas berkeliling kota membawa antaran dan bertemu banyak orang, membuat pelaku pekerjaan informal ini rentan terpapar virus Corona.

Solikhul Anam, driver ojol asal Kota Serang salah satunya. Bertopang pada penghasilan utama sebagai driver ojol, Anam, begitu ia disapa, tak punya pilihan selain tetap bekerja keluar rumah.





Sempat merasakan kekhawatiran karena mengharuskan diri bertemu dengan banyak orang, diakui Anam penerapan 3M menjadi jawaban kerisauannya tersebut.

“Lebih menjaga diri ya tentunya karena tau risiko dari pekerjaan ini. Selalu pake masker pastinya dan bawa hand sanitizer buat kebersihan tangan,” katanya saat ditemui Jumat (9/10/2020).

Anam bercerita bahwa di awal pandemi melanda, ia lebih terpaku pada jasa antar makanan dan barang demi meminimalisir kekhawatiran berdekatan dengan orang lain.

Namun, kini Anam mengaku tak lagi bisa pilih-pilih, lantaran semakin minimnya orderan membuatnya bersedia memilih jenis pesanan apapun.

“Sekarang saya gak pilih-pilih, apalagi kalau dihitung-hitung orderan penumpang lebih besar pendapatannya. Khawatir iya, tapi mau gimana lagi, pemasukan utama saya dari sini,” ungkapnya.

Mengharuskan berhubungan langsung dengan banyak orang sebagai penumpangnya, menjadi tantangan tersendiri bagi Anam dalam memenuhi salah satu penerapan 3M, yakni menjaga jarak.

“Iya karena susah jaga jarak itu tadi, saya paham betul kalau risikonya ya saya rentan tertular dan menularkan jadinya,” kata Anam.

Menyikapi hal tersebut, memakai masker dan menjaga kebersihan tangan menjadi jurus yang ia optimalkan ketika bekerja.

Selain itu, selepas bekerja dari pukul 6 pagi hingga menjelang malam, Anam rutin membersihkan diri sebelum berkumpul bersama anggota keluarganya.

“Semoga dengan rutin melakukan itu, bisa jadi perlindungan diri dan orang sekitar saya dari penularan virus,” ujar Anam. (Afifah/mg/red/SG)