Beranda Bisnis Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Melemah ke Level Rp17.017

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Melemah ke Level Rp17.017

Ilustrasi pasar valuta asing.

BANTEN – Pergerakan nilai tukar rupiah terus melanjutkan pelemahan pada pembukaan hari ini. Hal ini membuat mata uang Garuda terus terpuruk.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Senin (9/3/2026) dibuka Rp17.017 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,40 persen dibanding penutupan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di level Rp16.992 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.919 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah disebabkan kenaikan sentimen geo politik yang masih memanas.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk,” katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, pelemahan ini dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati 100 dolar AS per barrel. Hal ini terus menekan rupiah.

“Dikuatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi. Range 16.900-17.050,” jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak fluktuatif. Salah satunya, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 1,11 persen. Disusul, baht Thailand yang ambles 0,9 persen.

Selanjutnya, ada won Korea Selatan yang terjun 0,89 persen dan dolar Taiwan yang tertekan 0,59 persen. Lalu, yen Jepang terkoreksi 0,57 persen.

Berikutnya, dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang terdepresiasi masing-masing 0,51 persen dan 0,5 persen Diikuti, yuan China yang melemah 0,3 persen.

Sedangkan, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,09 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Sumber : suara com