Beranda Hukum Ngaku Bisa Usir Roh Jahat, Pria di Rajeg Tangerang Cabuli Wanita Muda

Ngaku Bisa Usir Roh Jahat, Pria di Rajeg Tangerang Cabuli Wanita Muda

TANGSEL – Seorang pria berinisial TT (48) diamankan pihak kepolisian usai diduga melakukan perbuatan cabul terhadap wanita muda di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Pria asal Pulo Gadung, Jakarta Timur, tersebut melakukan aksinya dengan modus berpura- pura bisa mengobati penyakit.

Kapolsek Rajeg, AKP Nurjaman mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan seorang wanita berinsial N (22) yang mengaku dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual.

“Tersangka menggunakan modus pengobatan bisa mengusir roh jahat yang dilakukan tersangka,” terang Nurjaman dalam keterangan pers, Jumat (22/9/2022).

Dijelaskan Nurjaman, kronologi kejadian bermula saat pelapor datang bersama suaminya YS berniat mengobati adik ipar korban N yang bernama YY pada saat itu sedang sakit kepala.

Setelah sampai di rumah pelaku, kemudian bertanya kepada suami pelapor dengan ucapan punya simpanan apa. “Tanya pelaku dan dijawab oleh suami pelapor bahwa punya simpanan keris dan wafak,” ucap Nurjaman.

Tersangka mengatakan, jangan simpan barang seperti itu secara sembarangan. Selanjutnya YS, suami korban membawa minyak dan daun kelor ke rumah pelaku. Setelah itu saksi YS disuruh memegangi bunga yang ada di mangkok, kemudian bunga tersebut terbakar.

YS disuruh masuk kedalam rumah dan tidak lama kemudian korban N disuruh masuk kedalam rumah dan duduk berdekatan dengan YS.

“Setelah itu saksi YS disuruh menghadap berbalik, kemudian pelaku menyuruh N tangannya memegang bunga yang ada di mangkok setelah itu korban dicabuli.”

Pelaku melakukan hal tersebut sudah berlangsung 4 kali berturut-turut. Dengan adanya kejadian tersebut pelapor tidak senang dan merasa dilecehkan lalu  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rajeg.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka diamankan di Polsek Rajeg dan tersangka terancam pasal 289 KUHP tentang perbuatan Cabul dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Ihy/Red)