Beranda Pendidikan New Normal, Dindikbud Pandeglang Tetap Berlakukan Belajar di Rumah

New Normal, Dindikbud Pandeglang Tetap Berlakukan Belajar di Rumah

813
0
Kepala Dindikbud Pandeglang Taufik Hidayat. (Foto: Memed/Bantennews)

PANDEGLANG – Meski pemerintah pusat sudah menetapkan status new normal akan tetapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang masih memberlakukan aturan bagi siswa untuk tetap belajar di rumah.

Kepala Dindikbud Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa masih tetap menjalankan program Belajar Dari Rumah (BDR).

“Untuk KBM siswa masih dilakukan dari rumah, melalui daring dengan menggunakan metode baru yaitu dengan menggunakan aplikasi google class room,” ungkap Taufik, Kamis (23/7/2020).





Dirinya mengakui ada beberapa kendala di lapangan jika siswa belajar di rumah seperti tidak adanya sambungan internet dan tidak semua siswa memiliki telpon pintar (smartphone).

“Memang sejujurnya yang menjadi permasalahan dalam proses BDR siswa di Pandeglang, karena ada keterbatasan baik terhadap para wali murid maupun wilayahnya. Seperti ada siswa yang punya handphone android tapi akses internetnya tidak terjangkau, ada siswa yang di wilayah jalur internet bagus tapi tidak punya sarana handphone,” jelasnya.

Kata dia, untuk menyiasati kendala itu Dindikbud menggunakan dua metode pembelajaran, di antaranya melalui daring dan guru mendatangi langsung ke rumah-rumah siswa.

“Bagi siswa yang tidak memiliki handphone atau tidak bisa mengakses internet, maka guru-guru di masing-masing sekolah melakukan kunjungan rumah siswa,” katanya.

Ia membeberkan, hasil evaluasi selama belajar di rumah di periode pertama semua siswa dipastikan lulus dan naik kelas. Sebab kata dia, pada proses pembelajaran siswa dari rumah tidak dikaitkan dengan kurikulum.

“Tapi untuk yang sekarang akan lebih ditingkatkan lagi, meskipun tetap tidak menggunakan kurikulum,” tutupnya. (Med/Red)