Beranda Peristiwa Nelayan Pandeglang Keluhkan Lambatnya Proses Pembuatan SIPI

Nelayan Pandeglang Keluhkan Lambatnya Proses Pembuatan SIPI

Ilustrasi - foto istimewa istimewa youtube.com

PANDEGLANG – Para warga Pandeglang yang berprofesi sebagai nelayan mengeluhkan lambatnya proses pembuatan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) secara online. Akibatnya banyak nelayan yang takut untuk melaut lantaran SIPI hingga kini belum selesai diproses.

Wakil Ketua Paguyuban Nelayan Labuan, Herman mengatakan keberadaan SIPI bagi nelayan sangat penting, sebab bila tidak mengantongi SIPI banyak nelayan tidak berani melaut lantaran khawatir terjaring operasi laut oleh Polisi Air Laut dan Udara (Polairud).

“Bagi kami sebagai nelayan, SIPI itu sangat penting, karena kalau tidak ada kami tidak bisa melaut, pastinya dapur tidak ngebul kalau tidak melaut, yang jelas itu kan membuatnya melalui online di pelayanan terpadu satu pintu, tapi kenapa itu masih saja lambat,” katanya, Jumat (30/11/2018).





Menurutnya, penyebab dari keterlambatan pembuatan SIPI tersebut bukan karena kurang respons, melainkan karena sering ditumpuknya permohonan pembuatan SIPI.

“Saya bukan membela Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten ya, tapi untuk permohonan dari nelayan ke DKP itu biasanya langsung direspons, bahkan kita arahkan langsung kepada pelayanan terpadu, sepertinya penyebab dari terlambatnya pembuatan SIPI itu karena dari dinas pelayanan terpadu (DPMPTSP-red) itu kayanya ditumpuk akhirnya lambat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pandeglang, Anton Khoirul Samsi mengatakan, dirinya akan mendorong pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten agar mempercepat perizinan secara online. Sebab sampai saat ini pembuatan SIPI masih terkesan lambat.

“Insya Allah nanti saya akan koordinasikan terkait pelayanan pembuatan SIPI agar para nelayan bisa kembali melaut dan tenang saat melaut, kalau untuk keterlambatan itu karena ada kebijakan baru yang melalui online, sepertinya di situ, tapi nanti kita dorong,” imbuhnya. (Med/Red)