Beranda Peristiwa Nelayan di Pandeglang Tetap Melaut Meski Anak Krakatau Berstatus Siaga

Nelayan di Pandeglang Tetap Melaut Meski Anak Krakatau Berstatus Siaga

Nelayan pergi melaut. (Madani/bantennews)

PANDEGLANG – Status siaga aktivitas Gunung Anak Krakatau tak menghentikan aktivitas nelayan di pesisir selatan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Hingga kini, ratusan nelayan kecil masih tetap melaut karena belum ada larangan resmi dari pemerintah maupun otoritas terkait.

Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang, Encep Wa’as, mengatakan aktivitas melaut masih berjalan normal. Seluruh kapal yang biasa beroperasi di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau masih berangkat mencari ikan.

“Kalau melaut masih normal. Per hari ini kapal-kapal yang beroperasi di sekitar Gunung Anak Krakatau masih keluar melaut. Jadi belum berpengaruh dengan informasi yang sudah beredar,” kata Encep Wa’as, Senin (6/7/2026).

Meski begitu, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. HNSI terus mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.

“Kami selalu mengimbau nelayan untuk tetap waspada dan berhati-hati karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Di balik aktivitas melaut yang masih normal, hasil tangkapan nelayan justru mulai terdampak. Encep menyebut dalam empat hari terakhir hasil tangkapan ikan turun hingga 50 persen.

Menurutnya, dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau menimbulkan getaran di bawah laut yang membuat gerombolan ikan menjauh dari daerah tangkapan nelayan.

“Dentumannya mengganggu. Getarannya terasa di dalam laut sehingga ikan menjauh. Empat hari terakhir hasil tangkapan turun sampai 50 persen,” ungkapnya.

Encep menyebutkan, kondisi tersebut mulai memicu kelangkaan ikan di sejumlah titik penangkapan. Oleh karenanya, HNSI meminta pemerintah dan otoritas terkait segera memberikan informasi dan peringatan yang jelas kepada nelayan terkait kondisi Gunung Anak Krakatau.

Encep juga berharap pemerintah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk bantuan bagi nelayan apabila nantinya aktivitas melaut harus dihentikan demi keselamatan, sehingga kebutuhan ekonomi keluarga nelayan tetap dapat terpenuhi.

Baca Juga :  Sosialisasikan Nilai Pancasila, BPIP Bedah Musik Kebangsaan di Kampus Untirta

Penulis : Mg-Madani Prasetia

Editor : TB Ahmad Fauzi