Beranda Hukum Napi Gembong Narkoba Asal China yang Kabur dari Lapas Ditemukan Tewas Gantung...

Napi Gembong Narkoba Asal China yang Kabur dari Lapas Ditemukan Tewas Gantung Diri

(Sumber foto: kriminologi.id)

TANGERANG – Cai Changpan atau Cai Ji Fan (53), narapidana (napi) gembong narkoba asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China yang kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, Senin (14/9/2020) lalu ditemukan tewas gantung diri di hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat tepatnya di sebuah gudang pembakaran ban yang berbatasan dengan Provinsi Banten, Sabtu (17/10/2020) lalu.

Sekretaris Desa Koleang, Wawan Setiawan mengatakan, ia sebelumnya hanya mengetahui bahwa ada warga yang gantung diri pada pukul 16.00 WIB. “Saya pertama dikasih info dari Kaur Pemerintahan Desa Koleang, katanya ada warga yang gantung diri di pabrik pembakaran ban di Kampung Cikidung RT02/09,” katanya saat dikonfirmasi melalui telpon, Senin (19/10/2020).

Setelah itu, ia diberi tahu oleh Babinkamtibmas Desa Koleang, bahwa ada orang yang gantung diri di pabrik pembakaran ban. “Saat melihat hp ada panggilan dari Babinkamtibmas Desa Koleang, katanya ada yang gantung diri, lalu kita lihat janjian dulu di kantor desa,” ungkapnya.





Setelah itu, ia bersama Babinkamtibmas Desa Koleang menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 16.30 WIB, saat dilokasi sudah banyak ambulan dan mobil kepolisian memenuhi lokasi. “Kita masuk menuju ambulan, dan pas ditanya katanya udah ada pimpinan kepolisian dari Tangerang. Saat itu mayat sudah dibungus pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Untuk menuju ke lokasi napi itu ditemukan, dari Jalan Raya Koleang perbatasan Lebak Banten kurang lebih dua kilometer. “Ke lokasi pembakaran ban itu dari jalan raya ada dua kilometer, jalannya juga gak bisa dilalui motor biasa, harus motor trail dan mobil tinggi, baru bisa ke lokasi, soalnya jalannya masih tanah,” ungkapnya.

Ia juga mengaku terkejut dengan penemuan mayat napi asal China itu. Dari informasi yang ia dengar napi yang kabur tersebut melarikan diri ke arah Tenjo dan bukan berada di Jasinga. Saat ini dirinya masih melakukan pembahasan dengan pihak Muspika Jasinga mengenai penangkapan Cai Changpan. (Wan/Red)