Beranda Peristiwa Mobil Pickap Tabrak Dua Warung di Lebak

Mobil Pickap Tabrak Dua Warung di Lebak

Sebuah kendaraan jenis pikap menabrak dua warung milik warga di Rangkasbitung, Lebak. (Ali/bantennews)

LEBAK – Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah mobil pikap bernomor polisi B 9337 UAP yang di kemudikan Age Asmara warga Cikupa, Tanggerang, menabrak dua buah warung yang berada di sisi ruas jalan Rangkasbitung – Cikande tepatnya di kampung Leumbur Sawah, Kelurahan Cijoropasir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Akibat kecelakaan tersebut dua buah warung milik Akbar dan Nursah mengalami kerusakan parah, hampir semua barang dan peralatan dagang mengalami kerusakan.

Herman salah satu warga mengatakan, saat itu cuaca dalam kedaan hujan diduga sopir dalam keadaan mengantuk tiba-tiba mobil oleng dan langsung menabrak warung.

“Saat itu kondisi hujan, mobil pick up yang melaju dari arah Rangkasbitung menuju Cikande, tiba – tiba oleng dan langsung menabrak dua warung,” kata Herman kepada BantenNews.co.id (11/3/2019)

Menurut Herman di dalam mobil sendiri terdapat dua orang satu sopir dan kernetnya. “Di dalam mobil ada dua orang penumpang sopir atas nama Age Asmara (35) dan Sarbini (27) warga cikupa Tanggerang,” ungkap Herman.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut akan tetapi kerugian dari dua pemilik warung di taksir mencapai Rp50 juta rupiah. Sementara mobil pikap mengalami kerusakan parah pada bagian kaca depan.

Sementara itu, Akbar (40) pemilik warung mengatakan saat itu warung masil dalam kaeadaan tutup. Dirinya mendapat kabar setelah salah satu warga memberi tahu ada mobil yang menabrak warung mereka.

“Saya sedang ada di pasar saat itu membeli keperluan dagang, dapat kabar dari tetangga yang telpon,” kata Akbar.

Atas kejadian tersebut dirinya mengalami kerugian sekitar Rp30 juta.
“Kalau di hitung-hitung Kerugian sekitar 30 jutaan,” ungkapnya.

Nursah (43) yang sehari berjualan kopi dan rokok ditempat tersebut mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. “Ya kalau di hitung-hitung semua barang dagang dan beberapa barang elektronika yang rusak merugi sekitar Rp20 jutaan,” pungkasnya.

Saat ini sopir dan kernet mobil pikap dibawa petugas Sat Lantas Polres Lebak untuk di mintai keterangan lebih lenjut. (Ali/Red).