Beranda Peristiwa Minta Proyek Dihentikan, Warga Padarincang Blokir Akses Masuk PLTB

Minta Proyek Dihentikan, Warga Padarincang Blokir Akses Masuk PLTB

758
0
Masyarakat Padarincang yang tergabung dalam aliansi SAPAR (Syarekat Perjuangan Rakyat Padarincang) memblokir akses masuk proyek geothermal

SERANG – Masyarakat Padarincang yang tergabung dalam aliansi SAPAR (Syarekat Perjuangan Rakyat Padarincang) memblokir akses masuk proyek geothermal dengan memasang spanduk berisi penolakan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTB), Minggu, (30/6/2019).

Proyek pembangkit listrik yang menggunakan panas bumi sebagai sumber energinya tersebut mendapat penolakan dari masyarakat setempat sejak 2017 silam. Namun menurut Kardi, salah satu warga, pemerintah setempat terkesan acuh terhadap gejolak yang ada.

“Kita sudah menolak dari tahun 2017, mulai dari pemasangan spanduk penolakan sampai demonstrasi, sempat juga audiensi, ya gitu, pemerintah setempat kelihatannya sebodo aja gitu”, ujarnya.

Ia pun menegaskan keinginan masyarakat bahwa pembangunan PLTPB tersebut harus segera dihentikan.

“Pokoknya kita masyarakat Padarincang akan tetap menolak pembangunan tersebut, sekali tolak kita tetap akan menolak”, ucapnya.

Proyek yang berlokasi di Kampung Wangun Desa Batukuwung Kecamatan Padaraincang, menurut warga hanya menimbulkan dampak negatif mulai dari kerusakan lingkungan hingga konflik sosial.

Mereka berharap Pemerintah Provinsi Banten segera mengambil sikap atas persoalan yang ada dan meminta untuk berpihak kepada masyarakat.

“Warga berharap pemerintah segera menghentikan proyek tersebut, sesuai dengan keinginan masyarakat”, kata Ibas yang juga merupakan salah satu masyarakat Padarincang. (Dhe/Red)