Beranda Pemerintahan Minim Pelamar, Jadwal Pendaftaran CPNS 2018 Diundur

Minim Pelamar, Jadwal Pendaftaran CPNS 2018 Diundur

Peserta tes CPNS Kota Cilegon tahun 2014 lalu. (Foto : Gilang)

CILEGON – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Mahmudin mengungkapkan bahwa waktu pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serentak diperpanjang hingga 15 Oktober mendatang dari rencana semula yakni pada 10 Oktober. Kepastian itu menyusul terbitnya surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor K-26-30/V141-2/99 tentang Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS 2018 yang dikeluarkan pada Rabu (3/10/2018).

Perubahan batas waktu pendaftaran pada CPNS itu bukan kali pertama di tahun ini. “Dengan demikian otomatis berdampak pada jadwal seluruh tahapan yang sudah disusun sebelumnya. Awalnya berakhir di tanggal 4, kemudian berubah ke tanggal 10, sekarang berubah lagi menjadi tanggal 15, otomatis ke seleksi yang lainnya juga berubah,” ujarnya ditemui di ruang Verifikator CPNS di Aula Setda II Pemkot Cilegon, Rabu (3/10/2018) petang.

Sejumlah tahapan yang menyesuaikan dengan mundurnya batas akhir waktu pendaftaran itu antara lain yakni seperti seleksi administrasi yang semula dijadwal pada 28 September sampai 17 Oktober, mundur hingga 20 Oktober. Juga sama halnya dengan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang awalnya dijadwal pada 23 Oktober sampai dengan 14 November direvisi menjadi 26 Oktober hingga 17 November, hingga perubahan jadwal pula pada pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Termasuk juga jadwal pengumuman kelulusan seleksi administrasi yang awalnya pada 18 Oktober, mundur juga menjadi tanggal 21 Oktober, kecuali nanti pengumuman akhir masih tetap akan diumumkan 3 Desember,” imbuhnya.

Mahmudin memaparkan, adanya pengunduran jadwal tahapan itu lantaran adanya gangguan teknis pada portal BKN yakni sccn.bkn.go.id, sehingga dikeluhkan hampir seluruh daerah dan juga kondisi minimnya jumlah pelamar yang tidak sesuai dengan jumlah yang diharapkan.

“Rata-rata di daerah itu masih di bawah 1.000 pelamar, sementara seperti Pemkot Cilegon memiliki target pelamar antara 3.000 sampai 4.000 pelamar. Tapi ada juga di beberapa daerah yang sampai sekarang sudah di atas 3.000. Kita memiliki target, karena kita berasumsi berdasarkan pengalaman CPNS tahun 2014 kan ada 6.700 pelamar, tapi setelah diverifikasi yang lolos cuma 5.000. Tapi pada prinsipnya, berapa pun jumlah pelamar kita siap,” jelasnya. (dev/red)