Beranda Nasional Minim Edukasi, Warga Cikande Pilih Bertahan di Rumah yang Disegel Bahaya Radiasi...

Minim Edukasi, Warga Cikande Pilih Bertahan di Rumah yang Disegel Bahaya Radiasi CS-137

Salah seorang warga bertahan di rumahnya yang dekat lokasi paparan radioaktif. (Rasyid/bantennews)

KAB.SERANG– Sejumlah warga Kampung Sadang, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mengaku kebingungan setelah rumah mereka diberi garis dan stiker kuning bertuliskan peringatan bahaya radiasi CS-137.

Sarmiti (52), salah satu warga terdampak, menuturkan rumahnya diberi tanda garis kuning sejak pekan lalu. Ia mengaku tak mengetahui secara pasti alasan dan mengapa rumahnya ditempel stiker dan diberi garis kuning bahaya radiasi.

“Katanya karena radiasi, tapi nggak dijelaskan radiasi dari mana,” kata Sarmiti kepada BantenNews.co.id, Senin (13/10/2025).

Ia menyebut, sejak rumahnya diberi garis kuning dan ditempeli stiker “bahaya radiasi”, tidak ada sosialisasi ataupun pemeriksaan kesehatan dari pemerintah kepada dirinya ataupun keluarganya.

Ia mengaku dari sembilan kepala keluarga diwilayahnya tak ada yang pernah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Nggak ada imbauan untuk pindah sementara, nggak ada juga pemeriksaan kesehatan. Ada sembilan kepala keluarga di sini,” jelasnya.

Menurutnya, petugas sempat menyegel area sekitar rumah dan berencana mengangkut material yang diduga terpapar Cesium-137 tersebut. Namun begitu, proses pengangkutan material baru dilakukan beberapa hari kemudian setelah hari yang dijanjikan kepala dirinya sebagai pemilik rumah.

“Katanya Senin mau diangkut, tapi baru kemarin-kemarin diambil. Itu batu-batu, ditaruh di tong,” tuturnya.

Meski warung kecil miliknya turut ditempeli stiker peringatan, Sarmiti mengaku tidak mendapat arahan apa pun terkait penyebab dan dampak yang kemungkinan akan ditimbulkan dari paparan radioaktif tersebut.

“Cuma dibilang jangan terlalu lama melintas. Gak dijelaskan bahayanya apa,” ujarnya.

Sementara itu, warga lain, Sukmawati (32), yang rumahnya berada tepat di depan rumah bergaris kuning, juga menyampaikan keresahannya. Ia justru baru mengetahui adanya paparan radioaktif di sekitar lingkungannya belakangan ini ketika kediamannya terdapat material yang terpapar radioaktif.

Baca Juga :  Udang Vaname dari Tambak di Banten Dipastikan Aman Konsumsi

“Iya, baru dikasih tahu sekarang-sekarang ini kalau di sini ada radioaktif. Katanya kalau terlalu lama bisa bikin kanker,” tuturnya.

Kendati demikian, ia juga mengaku belum merasakan gejala apa pun dan tetap beraktivitas seperti biasa.

“Alhamdulillah sehat-sehat aja, cuma jadi agak waswas,” tambahnya.

Terkait kemungkinan relokasi, Sukmawati mengaku masih mempertimbangkan hal tersebut. Menurutnya, rumah yang ia tempati lebih terasa nyaman untuk beraktivitas sehari-hari.

“Kalau demi kesehatan sih iya, tapi saya harus rundingan dulu sama keluarga. Soalnya lebih nyaman di rumah sendiri,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, penyataan warga ini menyusul Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup bersama Pemprov Banten dan Pemkab Serang yang tengah menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi warga terdampak paparan radioaktif di wilayah industri Cikande.

Langkah tersebut diambil untuk meminimalkan risiko paparan lanjutan dan mempercepat proses dekontaminasi radiasi radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande.

Penulis: Rasyid
Editor: TB Ahmad Fauzi