LEBAK – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Lebak yang berlokasi di Kampung Ciseke, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dibobol maling. Sejumlah barang-barang berharga hingga kopi raib digondol.
Pepen Supendi, salah seorang guru mengatakan, barang inventaris sekolah seperti proyektor, ATK, mesin rumput, satelit air, sepatu, sarung, hingga kopi dan gula hilang dibawa maling.
“Akibat kehilangan barang tersebut, pihak MIN mengalami kerugian yang di taksir sekitar Rp15 juta rupiah,” kata Pepen saat ditemui di sekolah, Senin (5/1/2026).
Ia mengungkapkan, peristiwa hilangnya barang-barang di Sekolah MIN 3 Lebak tersebut pertama kali diketahui pada pagi hari oleh seorang guru yang tiba di sekolah sebelum jam pelajaran di mulai.
Saat itu, guru tersebut melihat ruang guru yang terbuka dengan kondisi gembok MIN Lebak yang terlihat sudah di rusak.
“Pencurian diperkirakan terjadi pada malam hari saat kondisi sekolah dalam keadaan sepi. Kalau tidak malam Minggu pasti malam Senin kejadiannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, MIN 3 Lebak sendiri saat ini memang belum memiliki petugas keamanan resmi sehingga sekolah tersebut tidak dalam penjagaan ketika kegiatan belajar sedang tak berlangsung.
“Ini bukan kejadian pertama. Saat Desember tahun lalu juga peristiwa serupa terjadi di MIN 3 Lebak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini para guru tengah menunggu pimpinan mereka untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Kita sedang menunggu pimpinan untuk membuat laporan ke polisi,” ucapnya.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
