Beranda Bisnis Miliki Potensi Besar, PPVI Banten Kembali Budidayakan Tanaman Vanili

Miliki Potensi Besar, PPVI Banten Kembali Budidayakan Tanaman Vanili

Petugas Karantina Pertanian Cilegon saat memeriksa Tanaman Vanili - foto istimewa

PANDEGLANG – Bertekad untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil vanili terbaik dunia, Rudi Ginting petani sekaligus ketua Perhimpunan Petani Vanili Indonesia (PPVI) kini mulai menggarap vanili di Provinsi Banten.

Rudi mengatakan bahwa dirinya telah berkeliling ke berbagai Provinsi di Indonesia untuk memberikan penyuluhan pertanian kepada para petani vanili di belahan nusantara. Ia juga mengelola pabrik pengolahan vanili di Tangerang dimana produknya telah diekspor ke berbagai manca negara.

“Di Banten ini saya dipercaya untuk mengelola calon perkebunan vanili. Konsepnya ada kebun khusus diarea vila yang akan dibangun dan setiap vila ada 2000 meter persegi untuk perkebunan vanili di setiap unit vila nanti,” jelas Rudi melalui siaran tertulis, Rabu (3/3/2021).





Rudi beranggapan, dengan adanya kebun vanili di setiap vila akan memberikan edukasi berkebun kepada para pemilik. Selain menjadi edukasi juga akan memberikan nilai ekonomis.

“Ya, bisa lah buat nambah angsuran nanti, tetap kami yang mengelola dengan sistem bagi hasil,” terangnya.

Selain itu, Ketua PPVI ini juga mengatakan akan mulai mengembangkan budidaya vanili di tiga Kabupaten meliputi Kabupaten Serang, Pandeglang dan Lebak. Rencananya diawali dengan membagikan 120 ribu bibit kepada para petani.

Dimulai dari Kecamatan Cibaliung Pandeglang yang dulu pernah ada perkebunan vanili kini akan dibangkitkan kembali menjadi kampung vanili.

Ia mengatakan untuk bertanam vanili tidak wajib memiliki lahan yang luas, dipekaranganpun bisa. Menurutnya, petani vanili merupakan satu kesatuan yang tumbuh, bergerak dan maju bersama di seluruh penjuru daerah masing-masing membangun kembali kejayaan vanili Indonesia.

Petani vanili di seluruh Indonesia adalah satu keluarga, dan harus meningkatkan kemampuan bersaing di kelas global dan masa depan generasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi sangat mendukung upaya Rudi dan PPVI untuk mengembangkan vanili di daerah Banten.

“Vanili merupakan komoditas eksotis yang bernilai tinggi, apalagi laris manis di pasar global. Kami bersama Dinas Pertanian setempat akan melakukan pendampingan dan pembimbingan agar pengembangan vanili ini berhasil. Semoga vanili dapat menjadi komoditas unggulan dan mampu mendongkrak pendapatan petani Banten,” jelas Arum.

(Man/Red)