Beranda Peristiwa Merasa Bersalah Pada Istri, Pria di Serang Nekat Gantung Diri

Merasa Bersalah Pada Istri, Pria di Serang Nekat Gantung Diri

249
0
(Sumber foto: kriminologi.id)

SERANG – Narman (25) nekat mengakhiri nyawanya dengan gantung diri lantaran merasa bersalah kepada sang istri. Warga Kampung Pamong Udik, Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Sabtu (4/8/2018) itu merasa bersalah karena meminjamkan uang istrinya kepada tetangganya.

Korban yang baru menikah ini gantung diri di ruang dapur dengan leher terjerat tambang plastik yang diikatkan pada balok atap rumah korban.

Petugas Reskrim Polsek Pontang menemukan secarik surat yang ditemukan, korban mengungkapkan penyesalannya dan permohonan maaf terhadap istri dan keluarganya.

Dalam surat wasiat juga tertulis penyesalan telah meminjamkan uang hasil jerih payah istrinya yang bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri kepada orang lain. Korban meminjamkan uang tanpa seizin istrinya.

Jasad Narman yang menggantung di ruang dapur pertama kali ditemukan oleh Narmin, kakak kandungnya yang baru pulang dari sawah. Melihat adik kandungnya gantung diri, Narmin kontan teriak minta pertolongan tetangganya. Dibantu Mursidi dan Sarja, jasad korban langsung diturunkan namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Sebelum kejadian, korban tidak menunjukkan tanda-tanda akan gantung diri. Bahkan sebelum berangkat ke sawah sekitar pukul 07.00 WIB, Narmin masih melihat korban masih tiduran sambil memainkan handphone di kamarnya.

Begitupun saat Agus, adik kandung korban berangkat berdagang serta Tuti Putiroh, istri Narmin pergi membesuk tetangganya yang melahirkan sekitar pukul 09.30 WIB, korban masih berada dalam kamar tidur.

Kapolsek Pontang, AKP Boy Ahmad Syaripudin ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa bunuh diri tersebut. Kapolsek menjelaskan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban memang gantung diri karena ditemukan juga secarik kertas wasiat yang berisi persoalan pribadi korban.

“Kita temukan secarik kertas wasiat yang diduga ditulis korban berisi persoalan pribadi korban. Setelah dilakukan pemeriksaan tubuh oleh personel Unit Identifikasi serta permintaan pihak keluarga, korban kita serahkan kepada keluarga,” kata Kapolsek. (You/Red)