Beranda Peristiwa Menu MBG di SDN 2 Citeras Dikritik, Siswa Hanya Dapat Jeruk, Abon,...

Menu MBG di SDN 2 Citeras Dikritik, Siswa Hanya Dapat Jeruk, Abon, dan Kolak Singkong

Menu MBG untuk siswa kelas 4 di SDN 2 Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Istimewa)

LEBAK – Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa kembali menuai kritik. Kali ini, menu MBG di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dipersoalkan wali murid karena dinilai kurang bervariasi dan tidak mencukupi kebutuhan gizi untuk berbuka puasa.

Menu yang dibagikan kepada siswa berupa satu buah jeruk, abon sachet, dan kolak singkong. Kombinasi tersebut dinilai kurang lengkap karena tidak disertai makanan pokok seperti nasi atau lauk tambahan yang lebih mengenyangkan.

Salah seorang orang tua siswa, Hendrik, mengaku heran dengan penyusunan menu tersebut. Ia menilai kualitas menu dalam program MBG belakangan ini justru semakin tidak jelas.

“Sekarang menu MBG makin ke sini seperti tidak jelas. Masa singkong jadi menu MBG? Kalau pun singkong, seharusnya dipadukan dengan menu yang pas. Ini justru paduannya tidak cocok,” kata Hendrik saat dihubungi, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, menu tersebut memang bisa dikonsumsi saat berbuka puasa, namun diharapkan ada perbaikan agar makanan yang diberikan lebih beragam dan memenuhi kebutuhan gizi siswa.

“Menu tersebut memang bisa dimakan saat berbuka, tapi seharusnya ada perbaikan supaya makanan yang diberikan lebih beragam dan memenuhi kebutuhan gizi penerima,” ujarnya.

Ia juga berharap dapur SPPG dapat lebih memperhatikan komposisi makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat, baik dari sisi keseimbangan gizi maupun kesesuaian menu bagi anak-anak.

“Harusnya dapur SPPG bisa menyesuaikan menu. Masa iya kolak singkong disajikan untuk menu MBG,” ucapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak dapur SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait menu MBG tersebut.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo