Beranda Peristiwa Menteri LH Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2029

Menteri LH Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2029

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofik. (Rasyid/bantennews)

KAB.SERANG -Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofik membuka kegiatan World Clean Up Day atau Hari Bersih-Bersih Dunia di Kabupaten Serang, Sabtu, (20/9/2025).

Dalam penuturannya, Hanif menekankan penanganan sampah tidak boleh berhenti pada momentum peringatan tahunan, melainkan harus dilanjutkan dengan langkah-langkah fundamental.

“Ini kegiatan yang sudah diinisiasi PBB sejak 18 tahun lalu. Kita sambut baik, tapi yang terpenting adalah koordinasi lintas pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, dan kota,” katanya.

Hanif menegaskan, keterlibatan masyarakat, kelompok komunitas, hingga dunia usaha mutlak dibutuhkan pemerintah dalam mengentas persoalan sampah.

“Kami mengajak perusahaan untuk ikut serta, karena kontribusi dunia usaha tak bisa diabaikan. Dari sisi ilmiah, akademisi juga harus terlibat,” ujarnya.

Dengan begitu, ia meminta gubernur di seluruh Indonesia bersikap tegas dalam mendorong bupati dan wali kota memperketat pengelolaan sampah.

Pemerintah pusat, kata Hanif, menargetkan persoalan sampah nasional tuntas pada 2029 sesuai instruksi Presiden.

“Kita hanya punya waktu empat tahun. Target ini tidak mudah, tapi harus kita susun dengan detail dan serius,” ucapnya.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Banten Andra Soni mengaku persoalan sampah di Banten kini semakin mendesak, hal itu dikatakannya mengingat tiap daerah memiliki persoalan sendiri-sendiri.

“Kota Serang dengan Kabupaten Serang memiliki permasalahan sampah sendiri, Cilegon juga punya masalahnya sendiri, apalagi Tangerang Raya dengan volume sampah yang luar biasa,” katanya.

Lebih jauh, Andra pun menyebut konsep waste to energy masih menjadi pembahasan, termasuk soal biaya dan teknis pelaksanaannya yang diakui Andra masih minim pengetahuan.

Ia juga menekankan perlunya penyediaan fasilitas pengelolaan sampah sebelum pemerintah melakukan penindakan masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota. Arahan Pak Menteri dan instruksi Presiden jelas, pengelolaan sampah harus jadi prioritas,” sampainya.

Baca Juga :  KLH Beri Sinyal Penetapan Tersangka Kasus Pencemaran Sungai Ciujung

“Data terakhir sampah liar di provinsi Banten tercatat timbunan sampah di Banten mencapai sekitar 8.000 ton per hari,” tambahnya.

Penulis: Rasyid
Editor: TB Ahmad Fauzi