Beranda Peristiwa Menkeu Siapkan Skema Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Penerima

Menkeu Siapkan Skema Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Penerima

Ilustrasi - foto istimewa jpnn.com

JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara tengah menyiapkan skema baru pembayaran uang pensiun dan bantuan sosial (bansos) yang akan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Menkeu Suahasil menyatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem perbendaharaan negara yang ditargetkan mulai diterapkan pada 2027.

“Idealnya menurut saya, dan kita akan desain untuk masuk di 2027, menerima uang pensiunnya langsung di rekeningnya, langsung dari rekening kas umum negara,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Selasa (13/10/2026).

Bendahara negara menyebutkan, skema ini nantinya mencakup kelompok penerima yang selama ini belum sepenuhnya menggunakan mekanisme transfer langsung dari kas negara.

Menurutnya, pemerintah masih membutuhkan data masyarakat yang aktual dan akurat untuk mendukung rencana tersebut agar penyalurannya tepat sasaran.

Selain pembayaran uang pensiun, pemerintah juga ingin mengembangkan mekanisme penyaluran bantuan sosial secara langsung ke rekening penerima. Langkah ini diarahkan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran pemerintah kepada individu atau government-to-person (G2P).

Suahasil menjelaskan bahwa pemerintah telah menerapkan mekanisme pembayaran langsung ke rekening bagi sejumlah kelompok, termasuk pegawai pemerintah pusat, anggota TNI dan Polri, serta penerima tunjangan profesi guru. Pemerintah ingin memperluas pendekatan serupa untuk pembayaran lainnya.

“Ini adalah suatu proses treasury, treasury operation, sistem perbendaharaan negara yang makin modern. Pembayaran dari government kepada person, G2P payment,” ujar dia.

Namun, Suahasil belum merinci mekanisme teknis penyaluran uang pensiun dan bansos, termasuk cakupan penerima yang akan masuk dalam skema tersebut serta tahapan penerapannya pada 2027.

Sumber : suara.com