Beranda Pemerintahan Menkeu Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Pemda Berkinerja Memuaskan

Menkeu Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Pemda Berkinerja Memuaskan

Ilustrasi - foto istimewa jpnn.com

JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun sebagai insentif bagi pemerintah daerah (pemda) yang memiliki kinerja memuaskan.

Suahasil menyebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan mendorong pemda agar bekerja untuk mencapai arah dan indikator pembangunan yang lebih baik. Insentif tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Salah satunya dengan dana insentif daerah yang ada dianggarkan saat ini di dalam APBN, seperti yang telah ditetapkan kemarin Rp 1 triliun sementara ini,” katanya usai pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dikutip Rabu (28/10/2026).

Suahasil mengatakan, Kemenkeu dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan merancang indikator yang digunakan pemerintah pusat sebagai dasar pemberian insentif Rp1 triliun tersebut kepada pemda.

Wakil Menteri Keuangan itu juga mengakui bahwa kebijakan ini bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Mendagri telah secara intensif menggunakan dana insentif daerah untuk mendorong pemda memperoleh tambahan anggaran tersebut.

“Insentifnya insentif anggaran, insentif transfer, tapi bekerja untuk menurunkan inflasi, meningkatkan kualitas lingkungan, meningkatkan berbagai macam indikator pembangunan yang lain,” jelas Suahasil.

Di sisi lain, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa tahun lalu Kemenkeu telah memberikan insentif kepada daerah, meskipun ia tidak menyebutkan jumlahnya secara terperinci.

Tito mengatakan bahwa insentif tersebut diberikan untuk menciptakan iklim kompetitif antarkepala daerah. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai kategori, mulai dari pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, realisasi belanja, tingkat pengangguran, hingga kemiskinan.

“Sehingga membuat iklim yang kompetitif antar kepala daerah untuk berprestasi,” jelas Tito.

Sumber : suara.com