Beranda Pendidikan Mempererat Kebersamaan, STIEAD Gelar Silaturrahim dan Halal Bihalal

Mempererat Kebersamaan, STIEAD Gelar Silaturrahim dan Halal Bihalal

64
0
STIE Ahmad Dahlan Jakarta (STIEAD) adakan acara Silaturrahim dan Halal Bihalal bagi Civitas Akademika STIEAD di Auditorium Syafruddin Prawiranegara, STIEAD-Kampus Ciputat.

TANGERANG – Hari keempat masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri Tahun 1439 H, STIE Ahmad Dahlan Jakarta (STIEAD) adakan acara Silaturrahim dan Halal Bihalal bagi Civitas Akademika STIEAD di Auditorium Syafruddin Prawiranegara, STIEAD-Kampus Ciputat.

Acara ini diikuti oleh Badan Pembina Harian (BPH) Kampus, Pimpinan Kampus, Dosen, dan Karyawan serta Mahasiswa. Selain itu, hadir pula A. Dahlan Rais selaku yang Ketua PP Muhammadiyah sebagai narasumber dalam acara ini.

Rektor STIEAD, Mukhaer Pakkanna, SEmengatakan halal bi halal atau Silaturahim ini untuk mengentalkan semangat kebersamaan dan persaudaraan.

“Tantangan STIEAD ke depan hanya bisa dijawab dengan kekompakan. Hal itu bisa terwujud jika Silaturahim diperkuat. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Silaturahim dapat memperpanjang usia dan meningkatkan rizki,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima BantenNews.co.id, Sabtu (30/6/2018).

Ia mengungkapkan bahwa hasil riset yang dimuat dalam British Journal of Psikology dari dua ahli epidemiologi kesehatan lingkungan menyebutkan, tingkat kematian orang yang kurang Silaturrahmi, 3 kali lebih tinggi dari orang yang senang Silaturrahmi. Kemudian, orang yang senang Silaturrahmi juga biaya kesehatannya jauh lebih rendah.

Bahkan, lebih lanjut Mukhaer mengatakan bahwa hasil riset Frank Gotvetter dari Harvard University pada tahun 1992 menyebutkan usia orang yang senang Silaturrahmi rerata 7 tahun lebih lama dibandingkan yang jarang Silaturrahmi.

“Artinya, halal bi Halal ini adalah wadah memperkokoh gerakan, memperbanyak rizki dan memanjangkan usia,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua BPH STIEAD, Syafrudin Anhar mengajak hadirin yang hadir untuk bersama-sama saling memaafkan dalam momentum ini.

“Saling memaafkan adalah budaya yang sangat baik, menciptakan kebersamaan antar kita dan jalinan silaturahmi yang tidak terputus,” ujarnya.

Seusai sambutan-sambutan, acara kemudian dilanjut dengan pemaparan Tausyiyah dari Drs. H. A. Dahlan Rais dengan topik Silaturrahim. Dan diakhiri dengan salam-salam yang diikuti oleh seluruh hadirin. (Red)