
SERANG – Pesulap sekaligus aktor Salim Babad alias Master Limbad akan menggarap film edukasi yang mengangkat wisata dan budaya Banten. Film tersebut diproduksi melalui rumah produksi Master Cinema Production (MCP) dengan menggandeng Insan Pariwisata Indonesia (IPI) DPD Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten.
Rencana pembuatan film tersebut disampaikan saat Master Limbad bersama rombongan menemui Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, 1 Agustus 2026. “Kita dukung penuh agenda ini,” ujar Andra Soni.
Menurut Andra, film edukasi tersebut dapat menjadi medium untuk memperkenalkan potensi alam dan kekayaan budaya Banten kepada masyarakat secara lebih luas. Ia mengatakan sejumlah nilai budaya lokal masih dipertahankan oleh masyarakat Banten hingga kini.
“Kami mengapresiasi upaya dan dedikasi para insan seni ini,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan Banten memiliki beragam potensi yang dapat diangkat dalam film, mulai dari wisata alam hingga tradisi masyarakat. Menurut dia, kekayaan budaya tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Sejumlah tradisi yang dapat menjadi bagian dari promosi budaya Banten antara lain Seren Taun di Kasepuhan Banten Kidul, Kabupaten Lebak, Ngadu Bedug di Kabupaten Pandeglang, Festival Cisadane di Kota Tangerang, Golok Day di Kota Cilegon, serta Seba Baduy.
“Agenda-agenda budaya tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Karisma Event Nusantara. Saat ini, kami juga sedang mendorong agar lebih banyak event tradisional Banten masuk kategori Karisma Event Nusantara,” kata Eli.
Eli menilai keterlibatan industri kreatif melalui produksi film dapat memperluas jangkauan promosi pariwisata Banten. Ia berharap film tersebut nantinya dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Banten.
Ketua DPD IPI Provinsi Banten Fairuz Luthfi mengatakan Banten memiliki potensi wisata dan budaya yang besar, tetapi promosi masih perlu diperluas. Karena itu, ia berharap film yang digarap Master Limbad dapat menjadi salah satu medium untuk mengenalkan potensi tersebut kepada publik.
“Melalui rencana pembuatan film edukasi ini, kami berharap potensi wisata dan budaya Banten dapat terpromosikan dengan lebih luas,” jelas Fairuz.
Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman