
PANDEGLANG – Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 dikerahkan untuk memperkuat pencarian delapan orang yang masih berstatus dalam pencarian setelah speedboat yang mereka tumpangi hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Dukungan udara tersebut menjadi bagian dari operasi SAR hari kelima (H.5) untuk memperluas jangkauan pemantauan Tim SAR Gabungan, terutama terhadap wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur laut.
Helikopter HR-3604 melaksanakan penerbangan dengan rute Pantai Carita–ATS. Helikopter lepas landas dari Pantai Carita pada Sabtu (12/9/2026) pukul 13.23 WIB dan dijadwalkan tiba di ATS sekitar pukul 14.08 WIB.
Penerbangan tersebut diawaki enam personel, yakni Kapten Pnb Dimas, Kapten Pnb Zulham, Lettu Pnb Garini, Peltu Nurdin, Sertu Henri, dan Prada Prasetyo. Tidak terdapat penumpang dalam penerbangan tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan dukungan udara menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan pencarian. Pemantauan dari udara diharapkan dapat membantu menemukan petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan delapan orang yang masih dicari.
“Dukungan udara kami manfaatkan untuk memperluas jangkauan pencarian dan membantu pemantauan wilayah yang tidak mudah dijangkau melalui jalur laut. Seluruh hasil pemantauan menjadi bagian dari evaluasi operasi SAR,” ujar Al Amrad.
Dalam penerbangan tersebut, Tim SAR melakukan pemantauan terhadap wilayah yang menjadi sasaran pencarian. Setiap informasi atau temuan dari udara selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.
Kondisi cuaca di Pantai Carita saat penerbangan berlangsung terpantau cerah. Kecepatan angin sekitar 2 knot dari arah timur ke barat, sedangkan jarak pandang kurang dari 8 kilometer.
Meski dukungan udara telah dilakukan, delapan orang yang berada dalam speedboat tersebut hingga Sabtu masih berstatus Dalam Pencarian (DP). Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan pencarian melalui jalur laut dan udara.
Operasi SAR H.5 masih berlangsung. Seluruh unsur SAR dikerahkan untuk memperluas pemantauan dan menemukan petunjuk keberadaan para korban.
Tim Redaksi