Beranda Pilkada Serentak 2020 Masa Kampanye Panjang, Caleg Manfaatkan Sosmed Guna Hemat Anggaran

Masa Kampanye Panjang, Caleg Manfaatkan Sosmed Guna Hemat Anggaran

Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

CILEGON – Tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 memasuki tahapan kampanye. Waktu masa kampanye Pemilu 2019 terbilang memang cukup panjang yakni sekitar 6 bulan lamanya.

Berbagai cara pun dilakukan para Calon Legislatif (Caleg) supaya wajah mereka tetap nampang dan eksis kepada para calon pemilih.

Salah satu upaya kampanye murah, bahkan terbilang gratis yakni kampanye melalui sosial media (Sosmed). Sosmed dinilai efektif menjangkau para konsituen meski tak bertemu secara langsung.

Satu kali posting banner, ribuan netizen pun bisa melihat wajah si caleg dengan bantuan beberapa relawan yang diminta membantu klik tombol share.

Seperti yang dilakukan salah seorang Caleg di Kota Cilegon yang enggan disebutkan namanya. Dia mengaku sementara ini dirinya cukup intens kampanye melalui sosmed. Apalagi saat ini sudah memasuki tahapan awal kampanye yang memakan waktu sekitar 6 bulan.

Menurutnya, di era digital seperti ini Sosmed seperti Facebook dan Instagram cukup membantu mendongrak popularitasnya menjelang Pileg 2019. Apalagi Sosmed merupakan alat kampanye paket hemat.

“Jadi disiasati bikin beberapa banner kita posting di Facebook dan Instagram. Kalau Twitter masih kurang ya peminatnya. Alhamdulillah responsnya cukup baik,” ucap dia.

Kata dia, Sosmed merupakan salah satu alat ampuh menjangkau konstituen dengan anggaran yang sangat minim. Apalagi dia mengaku tak banyak anggaran yang disiapkan untuk perhelatan Pileg 2019.

“Kalau dengan waktu kampanye panjang begini yakni mencapai 6 bulan kita sering-sering turun ke lapangan jebol anggaran kita. Kan setidaknya ngasih uang minum untuk relawan dan anggaran lain-lain,” katanya.

Sebab itu cara kampanye perlu disiasati supaya anggaran tak jebol menjelang injury time pencoblosan. Salah satunya dengan Sosmed yang dinilai cukup efisien untuk menampilkan citra diri.

“Bisa dibilang sosmed itu bisa dimanfaatkan untuk memupuk kedekatan kita dengan konstituen. Kegiatan yang pernah kita adakan bisa kita posting lagi dengan angle foto atau video yang berbeda. Bagaimana kreativitas kita saja,” katanya. (Man/Red)