Beranda Pemerintahan Mampukah Helldy-Sanuji Sulap Pasar Tradisional di Cilegon Jadi Bersih?

Mampukah Helldy-Sanuji Sulap Pasar Tradisional di Cilegon Jadi Bersih?

Petugas Disperindag memantau harga bahan pokok di Pasar Kranggot, Kota Cilegon

CILEGON – Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Wakilnya, Sanuji Pentamarta memboyong sejumlah pejabat ke Karawang, Jawa Barat untuk study banding di Pasar Baru Cilamaya.

Study banding itu sebagai upaya mimpi pemerintah setempat dalam mewujudkan pasar tradisional bersih di Kota Cilegon.

Dimana diketahui revitalisasi pasar tradisional merupakan janji kampanye Helldy-Sanuji yang juga masuk pada program Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Cilegon 2021-2026.

Dimana diketahui di Kota Industri terdapat tiga pasar tradisional yang menjadi sentral transaksi masyarakat yakni Pasar Baru Kranggot di Kecamatan Jombang, Pasar Blok F di Kecamatan Cilegon dan Pasar Baru Merak di Kecamatan Pulomerak.

Kondisi pasar tersebut bisa dibilang memprihatinkan. Sebab, dalam kondisi kumuh. Meski sudah sering kali masuk RPJMD dan banyak anggaran yang dikeluarkan tiap kali berganti kepemimpinan kepala daerah, namun seraya kondisi pasar tradisional tak ada perubahan.

Dalam study banding tersebut Helldy menyatakan bakal menyerap pengelolaan Pasar Baru Cilamaya, Karawang. Dimana dalam pengelolaannya tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Melainkan dengan dengan KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha). Sehingga pengelolaan pasar itu nantinya bisa diterapkan di Cilegon.

Dengan pengelola KPBU, Helldy berharap pasar tradisional di Cilegon bisa berubah menjadi pasar bersih. Sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan meningkatkan pendapatan daerah.

“Hari ini kami study banding di Karawang di Pasar Baru Cilamaya, bersama dengan Pak Wakil, pak Asda dan di sini juga ada dari Asparindo (Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia). Di sini tadinya sangat kumuh dan sekarang pasarnya rapi, bagus, bersih dan tidak menggunakan APBD tapi dengan KPBU,” ucap Helldy melalui media sosial resminya, Jumat (17/9/2021).

Dia menyatakan untuk sementara hasil study banding itu bakal diterapkan di Pasar Kranggot dan Pasar Blok F. Dia berharap kedua pasar tradisional itu bisa menyerupai Pasar Cimalaya.

(Man/Red)