Beranda Olahraga Main di Stadion BIS, Dewa United Banten FC Ditahan Imbang 10 Pemain...

Main di Stadion BIS, Dewa United Banten FC Ditahan Imbang 10 Pemain Persebaya

Pertandingan Dewa United Banten FC Vs Persebaya di Stadion BIS - Foto Dok. Dewa United Banten FC

SERANG – Laga penuh drama tersaji di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang ketika Dewa United Banten FC menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League. Pertandingan sengit ini berakhir dengan skor 1-1, setelah tensi tinggi mewarnai jalannya laga sejak awal hingga menit akhir.

Babak Pertama

Pertandingan baru berjalan 20 menit, Persebaya Surabaya harus kehilangan salah satu pemain kuncinya. Dejan Tumbas diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras. Situasi ini membuat Bajol Ijo terpaksa bermain dengan 10 pemain sepanjang sisa pertandingan.

Dengan kondisi timpang, Persebaya langsung mengubah strategi. Tim asal Surabaya itu lebih banyak bermain bertahan untuk meredam gempuran Dewa United. Meski unggul jumlah pemain, Dewa United kesulitan menembus pertahanan rapat Persebaya. Babak pertama pun ditutup tanpa gol, skor masih 0-0.

Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, tekanan Dewa United semakin meningkat. Hasilnya, pada menit ke-70 Septian Bagaskara sukses menjebol gawang Persebaya dan membawa tim tuan rumah unggul 1-0.

Namun, drama belum usai. Di menit ke-96, Persebaya mendapatkan hadiah penalti yang menuai protes keras dari kubu tuan rumah. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo berhasil menaklukkan kiper Dewa United, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Laga ini benar-benar berjalan panas. Selain kartu merah dan penalti di menit akhir, tensi di lapangan maupun tribun penonton meningkat tajam. Dewa United gagal mengunci tiga poin di kandang, sementara Persebaya patut diapresiasi atas semangat juangnya meski bermain dengan 10 orang sejak awal laga.

Hasil ini membuat Dewa United Banten FC bertengger di posisi 7 Klasemen sementara Indonesia Super League.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin