Beranda Pendidikan Mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung Demo, Tuntut Remedial Test Berbayar Dihapus

Mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung Demo, Tuntut Remedial Test Berbayar Dihapus

412
0
Ratusan mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus mereka - Fotografer Ali/BantenNews.co.id

LEBAK – Ratusan mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus mereka. Mahasiswa menuntut civitas akademika STKIP Setia Budhi Rangkasbitung tidak memberlakukan kebijakan remedial test berbayar yang diterapkan pihak kampus.

Para mahasiswa berkumpul di depan kantor rektorat sambil membawa poster sambil meneriakkan tuntutan mereka.

Ani Apriyanti, Presma STKIP Setia Budhi Rangkasbitung menyatakan mahasiswa menolak dan meminta agar kebijakan remedial test berbayar dihapus. Termasuk semester pendek berbayar. “Kami menolak dan meminta agar semuanya dihapus,” kata Ani, Senin (14/1/2019).

Ia menilai, kebijakan remedial test berbayar tersebut mencerminkan kampus yang mengaitkan nominal dengan mutu pendidikan. “Sebenarnya ada cara lain selain harus dengan uang, ini bukan solusi yang baik,” ucapnya.

“Lembaga selalu mengaitkan kebijakan apapun dengan nominal. Seperti di awal tahun 2018, diterapkan her-registrasi yang tadinya pembayaran semester Rp2,5 juta menjadi Rp2,6 juta tetapi tidak mengubah fasilitas di kampus,” ungkap Ani.

Besaran biaya remedial test untuk mahasiswa yang mendapat nilai C yakni Rp20.000 per SKS, nilai D Rp40.000 per SKS dan nilai E Rp70.000 per SKS.

Ani meminta STKIP Setia Budhi melibatkan mahasiswa setiap akan membuat kebijakan dan meminta transparansi anggaran.

“Lihat dulu kondisi mahasiswanya, jangan top-down, kami menolak jika kebijakan itu hanya dibuat lembaga tanpa melibatkan mahasiswa,” tegasnya.

Terkait aksi mahasiswa ini belum ada komentar dari pihak kampus. (Ali/Red)