Beranda Peristiwa Mahasiswa Sesalkan Aksi Represif Polisi

Mahasiswa Sesalkan Aksi Represif Polisi

Oknum polisi berseragam membanting mahasiswa ke sepadan jalan hingga kejang-kejang. (Ist)

SERANG – Aksi oknum polisi yang membanting mahasiswa saat demonstrasi pada momentum HUT ke-389 Kabupaten Tangerang sangat disesalkan. Tidak semestinya aparat represif terhadap mahasiswa yang tengah menyuarakan pendapat.

“Saya sendiri sangat menyayangkan tindakan oknum polisi membanting mahasiswa yang sedang unjuk rasa,” kata Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bantenn (HMB) Jakarta, Muhammad Fahri kepada BantenNews.co.id, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga : Oknum Polisi Banting Mahasiswa Hingga Kejang di Tangerang

“Menyampaikan pendapat di muka umum itu kan boleh-boleh saja, bahkan dilindungi oleh Undang-Undang. Saya berharap aparat bisa lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya, khususnya mengamankan massa demonstrasi. Jangan sampai ada tindakan represif terhadap orang-orang yang sedang menyampaikan aspirasi,” kata Fahri.

Ia berpendapat, jika melihat kronologis peristiwa, mahasiswa yang ingin bertemu Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan menyampaikan kritiknya secara langsung merupakan hal wajar.

“Namanya kritik, ya sah-sah saja dilakukan oleh siapapun. Harusnya kita beruntung masih ada orang yang berani menyuarakan pendapat di muka umum. Artinya praktik demokrasi kita masih berfungsi. Jangan sampai masyarakat kita merasa ketakutan menyuarakan kritik di muka umum hanya karena sering terjadi tindakan-tindakan represif,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada rekan mahasiswa tetap menjalankan protokol kesehatan terlebih di tengah status PPKM Level 3.

“Saya berharap dari pihak mahasiswa juga lebih memperhatikan aturan yang ada, melaksanakan protokol kesehatan,” jelasnya.

(You/Red)