Beranda Peristiwa Mahasiswa di Serang Kecam Tindakan Biadab Teroris di Selandia Baru

Mahasiswa di Serang Kecam Tindakan Biadab Teroris di Selandia Baru

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang menggelar aksi unjuk solidaritas dan belasungkawa atas aksi teror di Selandia Baru

SERANG – Tindakan teroris yang terjadi di Selandia Baru dan Sibolga mendapatkan kecaman dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang. Kecaman tersebut disampaikan dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan kampus UIN Banten, Rabu (20/3/2019).

Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut berlangsung dengan damai. Seruan menolak tindakan teror dan Islam Fobia diteriakkan oleh massa aksi.

Ketua KAMMI Serang, Furqon mengatakan aksi tersebut dilakukan atas dasar kemanusiaan dan semangat membela saudara seiman. Menurutnya, aksi teror yang terjadi dengan alasan apapun tidak dapat diterima sama sekali.

“Aksi ini berangkat dari keprihatinan kami atas tindakan teror di seluruh belahan dunia, khususnya di Selandia Baru dan Sibolga,” ujarnya.

Menurutnya, selama tindakan teror atas nama apapun tidak ditumpas, maka ketakutan akan terus membayangi kehidupan bermasyarakat.

“Bayangkan, masjid yang seharusnya menjadi tempat teraman dan ternyaman bagi umat Islam untuk beribadah, justru menjadi tempat hilangnya banyak nyawa karena ulah teroris,” ucapnya.

Ia pun mengatakan, pihaknya saat ini mendorong pemerintah Indonesia untuk dapat bergerak cepat merespon teror yang terjadi di Selandia Baru.

“Bagaimanapun yang menjadi korban di Selandia Baru adalah muslim. Dan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak harus bisa merespon secara cepat dan berperan aktif dalam isu tersebut,” lanjutnya.

Furqon juga mengajak seluruh masyarakat untuk dapat terus menggaungkan sikap anti terorisme serta melawan pemikiran Islam Fobia.

“Islam itu agama yang damai, bukan agama teror, bukan agama pemberi rasa takut. Dan kami mengimbau masyarakat untuk tidak takut terhadap tindakan teroris, kita lawan bersama-sama,” ujarnya. (Dhe/Red)