Beranda Politik Mahasiswa Desak Bawaslu Pandeglang Segera Berikan Sanksi Tegas Pada Dimyati

Mahasiswa Desak Bawaslu Pandeglang Segera Berikan Sanksi Tegas Pada Dimyati

268
0
Mahasiswa yang tergabung pada Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Pandeglang (GMNI, IMM, HMI & PMII) kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Pandeglang. (Fotografer Memed/BantenNews.co.id)

PANDEGLANG – Mahasiswa yang tergabung pada Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Pandeglang (GMNI, IMM, HMI & PMII) kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Pandeglang. Mahasiswa mendesak Bawaslu agar segera memberikan sanksi tegas pada Dimyati karena diduga melanggar aturan kampanye.

Massa menganggap kalau Bawaslu sebagai satu-satunya lembaga negara yang independen. Fungsinya ditujukan untuk mengawasi dan menunjang kerja-kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai dengan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Massa juga menilai hasil temuan dan putusan Bawaslu Pandeglang dianggap sangat mengecewakan. Hal itu dibuktikan dengan beberapa putusan/sanksi yang diberikan terhadap ASN yang diduga melakukan pelanggran pemilu tidak sesuai.

“Bawaslu memiliki kewenangan yang sangat besar, bahkan menentukan masa depan politik Indonesia yang jujur dan adil. Hanya saja, anekdot, hukum tajam kebawah tumpul keatas, sepertinya, sudah mendarah daging di bangsa ini khususnya di Kabupaten Pandeglang,” teriak Basyir salah satu orator aksi, Jumat (7/12/2018).

Sebab itu, massa menutut dan meminta Bawaslu Pandeglang segera mengeluarkan putusan/sanksi tegas terhadap oknum pelanggar pemilu 2019, dan menjaga marwah independesi Bawaslu.

“Bawaslu harus bertindak tegas dengan segera berikan sanksi pada Dimyati atas dugaan pelanggaran pemilu, agar Pemilu ini berjalan dengan baik, Bawaslu juga jangan tebang pilih saat menjatuhkan sanksi karena Bawaslu adalah lembaga yang independen,” tandas orator Indra Patiwara.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada komentar dari pihak Bawaslu Kabupaten Pandeglang. (Med/Red)