Beranda Peristiwa Lupa Jalur, 4 Remaja di Cilegon Dikabarkan Tersesat di Bukit Pemancar

Lupa Jalur, 4 Remaja di Cilegon Dikabarkan Tersesat di Bukit Pemancar

Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi empat remaja yang tersesat di kawasan Bukit Pemancar, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. (Foto: Istimewa)

CILEGON — Empat remaja dilaporkan tersesat di kawasan Bukit Pemancar, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (16/5/2026). Keempat remaja tersebut yakni Fathan (17), Ican (17), Fadeel (17), dan Agung Izzulhaq (17), yang merupakan warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Peristiwa bermula saat keempat remaja itu mendaki ke Bukit Pemancar sekitar pukul 16.52 WIB. Namun, saat hendak turun, hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. Kondisi jalur yang licin dan gelap membuat mereka kehilangan arah hingga akhirnya tersesat.

Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banten langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan jungle rescue, peralatan evakuasi, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi pendukung lainnya.

“Kami tiba di Posko Pendakian pukul 19.49 WIB. Selanjutnya tim langsung melakukan penyisiran dan pencarian terhadap keempat remaja tersebut,” kata Dantim SAR Gabungan, Vicky Meidy.

Setelah dilakukan pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban pada pukul 20.14 WIB dalam kondisi selamat. Keempat remaja kemudian dievakuasi menuju posko untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Vicky menjelaskan, operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Banten, BPBD Kota Cilegon, Tagana Kota Cilegon, Damkar Kota Cilegon, Pramuka Peduli Kota Cilegon, serta keluarga korban.

“Tim SAR gabungan tiba kembali di posko pada pukul 20.45 WIB dan melaksanakan debriefing pukul 21.00 WIB dengan hasil seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo