Beranda Pendidikan Lulusan Untirta Diminta Berkontribusi untuk Banten

Lulusan Untirta Diminta Berkontribusi untuk Banten

254
0
Gubernur Banten Wahidin Halim - foto istimewa

CILEGON – Gubernur Banten, Wahidin Halim menghadiri sidang terbuka Senat Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan wisuda program diploma ke 37, sarjana ke 48 dan magister ke 25 di The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (20/3/2019).

“Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Untirta. Selamat untuk menatap masa depan yang lebih baik,” ucap Gubernur WH, sapaan akrab Wahidin Halim.

Gubernur Banten yang juga Dewan Pembina Untirta ini berharap para lulusan Untirta yang diwisuda mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan Provinsi Banten dan dapat bermanfaat bagi lingkungan masyarakat maupun di lingkungan kerja.

“Ilmu yang diperoleh ini luar biasa, yang dibekali oleh para guru besar. Untirta telah mendidik kalian dan silakan kalian untuk membangun Banten khususnya dan negara Republik Indonesia ini,” kata Gubernur.

Ke depan, Gubernur mengajak para lulusan untuk mengabdikan diri memajukan Provinsi Banten. Maka itu, dirinya akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Untirta agar menghasilkan SDM yang unggul dan berdaya saing.

“Kita minta siapkan tenaga-tenaga terampil yang akan menyambut pesatnya pembangunan industri di masa yang akan datang,” ucapnya.

Di akhir sambutan, WH pun berharap Untirta menjadi kebanggan masyarakat Banten dan Nasional. Ke depan Untirta akan memiliki kampus yang representatif di Sindangheula, Kecamatan Pabuaran.

“Saya berharap Untirta terus berkembang, jangan berhenti. Pokonya kita bangun fakultas kedokteran, kita lengkapi fasilitas fakultas-fakultas lainnya sehingga Untirta melahirkan produk-produk akademisi yang memadai,” imbuhnya.

Di akhir sambutan WH mengingatkan kepada seluruh senat dan wisudawan Untirta dalam rangka mendekati Pemilu ini untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta tidak saling mencela satu sama lainnya.

“Pemilu tinggal sebulan lagi, jangan pada ribut, sekarang teknologi kita bukan untuk ujaran kebencian,” pesannya.

Sementara, Rektor Untirta Serang, Sholeh Hidayat mengatakan permasalahan utama yang dihadapi oleh lulusan baru sesungguhnya lebih banyak bersumber dari diri sendiri, yaitu kurangnya wawasan dan keberanian memasuki berbagai peluang dan alternatif bagi pengembangan karir, adakalanya disebabkan kurangnya motivasi dan kepercayaan diri.

“Hambatan-hambatan inilah yang mesti wisudawan segera atasi. Bekal pendidikan S1, S2 dan Diplomi III sejatinya membuka peluang lebih besar dari pada jenjang pendidikan sebelumnya,” kata Rektor.

Sholeh Hidayat juga mengajak wisudawan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar kehadirannya diterima di tengah-tengah masyarakat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten khususnya.

“Perjalanan pendidikan anda sesungguhnya tidaklah berakhir begitu saja, saudara akan di ‘Universitas Kehidupan’. Banyak persoalan hidup ini yang tidak didapatkan di bangku kuliah, Kita belajar bersama-sama tentang hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari dan pengalaman hidup itu tidak dapat diukur dengan uang,” kata Sholeh.

Perlu diketahui, Untirta pada gelombang ke I tahun 2019 ini mewisuda kurang lebih 900 orang lulusan yang berasal dari beberapa fakultas dan jurusan. (Red)