Beranda Pemerintahan Lubang Maut di Jalan Ciwandan Nyaris Renggut Nyawa Pemotor

Lubang Maut di Jalan Ciwandan Nyaris Renggut Nyawa Pemotor

Lubang besar yang menganga di ruas jalan wilayah Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan

CILEGON – Jalan Raya Karang Bolong kembali memakan korban. Sebuah lubang besar yang menganga di ruas jalan wilayah Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, nyaris merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor.

Korban diketahui bernama Najmudin, warga Ciwandan, yang saat itu tengah dalam perjalanan berangkat kerja. Namun niat sederhana untuk mencari nafkah berubah menjadi malam penuh trauma akibat kondisi jalan yang gelap dan rusak parah.

Peristiwa terjadi saat Najmudin melintas di samping Klinik Cigading Medika, tepatnya di ruas Jalan Raya Karang Bolong. Suasana jalan yang sunyi dan minim penerangan membuat lubang dalam di tengah badan jalan tak terlihat oleh sorot lampu motor.

“BRAKKK!”. Benturan keras tak terelakkan ketika ban depan motor menghantam tepian lubang tersebut. Guncangan hebat terasa hingga ke bahu, membuat korban nyaris terlempar dari kendaraan.

“Saya kira motor saya mau terbalik. Jantung rasanya berhenti sesaat,” ungkap Najmudin, Jumat (20/2/2026).

Saat menepi dan menyalakan senter ponsel, kondisi motor tampak mengenaskan. Pelek depan sudah meleot parah, tidak lagi membentuk lingkaran sempurna. Ban pun langsung kempis dan tak bisa digunakan. Najmudin terpaksa menuntun motornya di tengah gelap malam, dengan rasa sakit dan syok yang masih membekas.

Menurut warga sekitar, lubang di Jalan Raya Karang Bolong, khususnya di Linkungan Penauan, sudah lama dikeluhkan. Namun hingga kini belum ada perbaikan serius dari pihak terkait.

“Lubang ini bukan baru. Sudah sering makan korban, tapi hanya ditambal seadanya lalu rusak lagi,” kata seorang warga setempat.

Warga menilai kondisi jalan tersebut bukan lagi sekadar rusak, melainkan telah berubah menjadi jebakan maut yang mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Baca Juga :  ASN Pemkab Tangerang Diminta Agar Lebih Disiplin

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi berwenang untuk segera melakukan perbaikan permanen sebelum jatuh korban yang lebih parah.

“Jangan tunggu ada korban jiwa. Nyawa warga jauh lebih berharga dari sekadar tambal sulam jalan,” tegas warga.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan di lokasi tersebut.

Tim Redaksi