SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus kegiatan lepas sambut peserta Pemagangan Mahasiswa Mandiri Kampus Merdeka, Jumat (20/2/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Multimedia Lantai 1 Gedung Rektorat Kampus Untirta Sindangsari.
Agenda ini menandai berakhirnya program pemagangan Semester 2 Tahun 2025 dan dimulainya periode Semester 1 Tahun 2026. Kegiatan yang rutin digelar setiap awal semester tersebut menjadi bukti keberlanjutan kolaborasi antara Untirta dan PT KTI yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Agus Sjafari, Ketua Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Wahyu Susihono, Ketua LPPM Meutia, para kepala pusat, dekan dan wakil dekan fakultas, ketua dan sekretaris jurusan, Direktur Keuangan dan SDM PT KTI Hikmah Widyanti beserta jajaran, kelompok kerja sama, serta mahasiswa peserta magang.
Wahyu Susihono menyampaikan apresiasi kepada pimpinan, dosen, serta mitra industri yang terlibat dalam program magang di PT KTI. Ia melaporkan, dari 67 mahasiswa yang mendaftar, sebanyak 24 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi sesuai arahan kementerian.
“Program ini merupakan bagian dari MBKM Berdampak. Mahasiswa yang mengikuti magang berhak memperoleh konversi hingga maksimal 20 SKS dan wajib menjalani magang secara penuh tanpa dibarengi perkuliahan reguler,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus telah menyiapkan kelas khusus magang guna memastikan pengelolaan akademik berjalan tertib dan sesuai prosedur. Mahasiswa diharapkan dapat mengikuti seluruh ketentuan agar program berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
Sementara itu, Hikmah Widyanti menyampaikan bahwa program magang merupakan bentuk kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, program ini bermanfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam mendukung kebutuhan sumber daya manusia.
Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada aspek ESG (environmental, social, governance), khususnya dalam memberikan dampak sosial dan kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Pihak perusahaan berharap jumlah mahasiswa magang dapat terus bertambah, terutama dari jurusan teknik dan bidang sumber daya manusia, agar mahasiswa semakin siap beradaptasi dan bersaing di dunia kerja global.
Agus Sjafari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa yang telah menginisiasi serta menyukseskan penandatanganan PKS dan pelepasan mahasiswa magang di PT KTI. Ia menjelaskan bahwa kerja sama program magang mandiri dengan PT KTI telah berjalan sejak 2022 dan terus berkembang dengan jumlah peserta yang meningkat setiap tahun.
Program ini, lanjutnya, mendukung kebijakan pemerintah tentang kampus berdampak, di mana mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata di industri yang tidak diperoleh di bangku kuliah.
Ia berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi maksimal selama masa magang 3–4 bulan dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal setelah lulus. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat, kartu identitas peserta magang, serta sesi foto bersama sebagai simbol keberlanjutan kerja sama antara Untirta dan PT KTI. ***
