Beranda Komunitas Lima Tahun Porwan Pandeglang, Joran Jadi Cara Merawat Silaturahmi

Lima Tahun Porwan Pandeglang, Joran Jadi Cara Merawat Silaturahmi

Jurnalis yang tergabung dalam Porwan bersama OPD Pandeglang mengikuti kegiatan lomba mancing. (Mg-Madani Prasetia/bantennews)

PANDEGLANG — Suara pelampung yang jatuh ke permukaan kolam sesekali memecah obrolan. Sebagian peserta memilih duduk tenang menunggu ikan menyambar umpan, sementara lainnya sibuk bercanda di tepi kolam.

Tak ada suasana ruang redaksi yang penuh tenggat. Tak ada kamera yang memburu momen.

Pagi itu, wartawan Porwan Pandeglang memilih joran sebagai teman merayakan ulang tahun ke-5 organisasi mereka.

Sejumlah wartawan, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dan mitra Porwan berkumpul di Kolam Pemancingan Bale Kambang, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Pandeglang, Rabu (30/9/2026).

Mancing bersama itu membuka rangkaian perayaan HUT ke-5 Porwan Pandeglang. Porwan sengaja mengemas perayaan tahun ini dengan olahraga dan hiburan, bukan sekadar seremoni.

Ketua Porwan Pandeglang, Tb Agus Jamaludin mengatakan, pihaknya ingin membuat perayaan yang sederhana tetapi tetap memberi ruang bagi anggota dan relasi untuk bersantai.

“Di usia yang kelima tahun ini, sebetulnya kita tidak berlebihan. Kita mengadakan acara yang bisa menghibur teman-teman anggota Porwan dan juga teman-teman relasi Porwan,” kata Agus.

Saung Bale Kambang menjadi tempat para peserta melepas sejenak rutinitas masing-masing. Percakapan pun mengalir lebih santai sambil menunggu ikan memakan umpan.

Agus mengatakan, Porwan mendapat dukungan fasilitas dari salah satu mitranya untuk menggelar kegiatan tersebut.

“Ini tempatnya di Saung Bale Kambang, milik salah satu rekanan Porwan. Alhamdulillah ini fasilitas yang diberikan beliau,” ujarnya.

Namun, perayaan lima tahun Porwan tidak berhenti di tepi kolam, delapan tim dari sejumlah OPD Pemkab Pandeglang akan turun dalam turnamen fun football yang digelar Kamis (1/10/2026) besok.

Porwan memilih sepak bola santai sebagai agenda berikutnya untuk mempertemukan wartawan dan aparatur pemerintah dalam suasana yang lebih cair.

Baca Juga :  Ratusan Rumah Warga Panimbang Terendam Banjir

“Besok tanggal satu kita akan melakukan turnamen fun football, atau sepak bola santai, dengan delapan tim dari OPD,” kata Agus.

Dua hari kemudian, giliran papan catur yang mengambil tempat. Porwan akan menggelar turnamen catur terbuka, Sabtu (3/10/2026).

Pesertanya tidak hanya wartawan. Pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum ikut mengambil bagian.

Jumlah peserta bahkan mendekati 100 orang. Porwan menjadwalkan pertandingan di halaman kantornya.

Bagi Porwan Pandeglang, mancing, olahraga, dan hiburan bukan sekadar rangkaian acara ulang tahun. Ketiga kegiatan itu menjadi cara organisasi menjaga pertemuan dan komunikasi dengan berbagai kalangan.

Agus mengatakan, pola tersebut sudah menjadi tradisi Porwan setiap merayakan ulang tahun. Namun, ia ingin momentum tersebut tetap memiliki makna di luar hiburan.

“Ini bukan hanya sekadar seremoni. Kita juga merajut komunikasi dengan teman-teman wartawan dan lintas OPD,” tuturnya.

Di balik suasana santai itu, Agus juga mengingatkan posisi wartawan dalam hubungan dengan pemerintah.

Menurutnya, hubungan wartawan dan OPD tidak boleh berhenti pada kegiatan bersama. Pemberitaan tetap harus menjalankan fungsi kontrol.

Ia menilai, kritik melalui pemberitaan tetap penting, tetapi kritik harus membawa masukan yang bisa mendorong perbaikan daerah.

“Jangan takut kalau ada wartawan datang untuk konfirmasi. Tugas kita bukan hanya mengkritik, tetapi kita juga ingin Kabupaten Pandeglang ini maju dengan kritik-kritik yang membangun,” pungkasnya.

Lima tahun berjalan, Porwan Pandeglang memilih merayakan ulang tahunnya dengan cara sederhana, duduk bersama, menggerakkan badan, mengasah pikiran, dan membuka ruang komunikasi.

Di antara joran, bola, dan papan catur, mereka menjaga satu hal yang lebih penting—hubungan antarorang yang sehari-hari bekerja di ruang dan kepentingan yang berbeda.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd