Beranda Budaya Lima Makanan Khas Imlek yang Penuh Simbol Harapan

Lima Makanan Khas Imlek yang Penuh Simbol Harapan

Ilustrasi - foto istimewa lucianancy.com

 

 

 

PERAYAAN Tahun Baru Imlek bukan hanya tentang lampion merah, angpao, dan barongsai. Di balik kemeriahannya, terdapat tradisi kuliner yang sarat simbol dan doa. Bagi masyarakat Tionghoa, makanan yang disajikan saat Imlek bukan sekadar hidangan, melainkan wujud harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran di tahun yang baru.

Setiap menu memiliki filosofi tersendiri—baik dari segi nama, warna, bentuk, maupun cara penyajiannya. Berikut lima makanan khas Imlek yang paling populer dan penuh makna.

Kue Keranjang, Simbol Peningkatan Rezeki

Kue keranjang
Kue keranjang. (Ist)

 

 

 

Kue keranjang atau nian gao hampir selalu hadir dalam perayaan Imlek. Teksturnya lengket dan rasanya manis. Dalam bahasa Mandarin, “nian” berarti tahun dan “gao” berarti tinggi. Secara simbolis, makanan ini melambangkan peningkatan kehidupan dari tahun ke tahun—baik dalam karier, usaha, maupun kesejahteraan keluarga.

Teksturnya yang lengket juga memiliki arti tersendiri: mempererat hubungan antaranggota keluarga agar tetap kompak dan harmonis.

Ikan Utuh, Lambang Kelimpahan

 

 

 

Image
Ikan utuh. (Ist)

Ikan menjadi sajian penting dalam jamuan makan malam Tahun Baru. Dalam bahasa Mandarin, kata “yu” (ikan) memiliki bunyi yang mirip dengan kata yang berarti “kelebihan” atau “kelimpahan.” Karena itu, menyantap ikan saat Imlek dipercaya membawa rezeki berlebih sepanjang tahun.

Biasanya ikan disajikan dalam keadaan utuh sebagai simbol keutuhan dan kesempurnaan hidup. Bahkan dalam beberapa tradisi, sebagian ikan sengaja tidak dihabiskan sebagai lambang bahwa rezeki akan terus tersisa.

Lumpia, Simbol Kekayaan

Image
Lumpia.

 

 

 

Lumpia atau spring roll menjadi favorit dalam perayaan Imlek karena bentuknya menyerupai batangan emas. Warna keemasan dari kulit lumpia yang digoreng melambangkan kemakmuran dan kekayaan.

Isinya yang beragam—mulai dari sayuran hingga daging—menggambarkan keberlimpahan. Tak heran jika lumpia kerap menjadi simbol harapan akan rezeki yang lancar di tahun yang baru.

Baca Juga :  Mengenal Motif Batik Sundara Loka Kota Tangerang

Jeruk Mandarin, Pembawa Keberuntungan

Image
Jeruk Mandarin.

 

Jeruk mandarin identik dengan suasana Imlek. Warna oranyenya yang cerah melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Dalam budaya Tionghoa, jeruk sering dibagikan saat berkunjung ke rumah keluarga atau sahabat sebagai simbol doa untuk kemakmuran.

 

Meletakkan jeruk di meja makan atau altar sembahyang juga dipercaya membawa energi positif di awal tahun.

Kue Ku, Lambang Umur Panjang

 

 

Image
Kue Ku.

 

Kue ku atau ang ku kueh berbentuk seperti tempurung kura-kura dan biasanya berwarna merah terang. Warna merah melambangkan keberuntungan, sementara bentuk kura-kura melambangkan umur panjang dan ketahanan hidup.

Isi kacang hijau atau kacang tanah yang manis menjadi simbol harapan akan kehidupan yang manis dan penuh kebahagiaan.

Tim Redaksi