
TANGERANG – Liga Yooscout Regional Kota Tangerang Tahun 2026 resmi berakhir. Kompetisi sepak bola kelompok usia yang mempertemukan berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dari sejumlah daerah itu ditutup langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, di GOR Nambo, Karawaci, Sabtu (20/6/2026).
Penutupan kompetisi ditandai dengan penyerahan Trofi Piala Wali Kota kepada para juara dari kategori usia U-11, U-13, U-15, hingga U-17. Turnamen tersebut menjadi salah satu agenda pembinaan sepak bola usia dini yang berlangsung selama beberapa pekan dengan melibatkan ratusan pemain muda dari berbagai SSB.
Dalam sambutannya, Sachrudin menyoroti pentingnya keberadaan kompetisi berjenjang bagi pesepak bola muda. Menurutnya, pembinaan atlet tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan rutin, tetapi juga membutuhkan ruang kompetisi yang mampu mengukur kemampuan serta perkembangan pemain.
“Melalui kompetisi seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar bermain sepak bola, tetapi juga belajar tentang kerja keras, disiplin, sportivitas, kerja sama, dan menghargai proses untuk meraih keberhasilan,” kata Sachrudin.
Ia menilai Liga Yooscout telah menghadirkan wadah yang mempertemukan pemain, pelatih, orang tua, dan penyelenggara dalam satu ekosistem pembinaan olahraga. Keterlibatan berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan atlet muda.
Kompetisi tersebut juga menjadi ajang pencarian bakat bagi pemain-pemain potensial yang dapat diproyeksikan untuk memperkuat tim daerah maupun melanjutkan karier ke jenjang yang lebih tinggi. Di lapangan, para peserta menunjukkan kemampuan teknik, kerja sama tim, serta daya saing yang menjadi bagian penting dalam pembinaan usia dini.
Selain pertandingan, turnamen juga menghadirkan interaksi antar-SSB yang selama ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan pembinaan sepak bola di tingkat regional. Kehadiran orang tua dan masyarakat selama pertandingan turut menciptakan atmosfer kompetitif yang positif bagi para pemain muda.
Sachrudin mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, pelatih, pendamping tim, hingga sponsor yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi.
Menurutnya, keberlangsungan pembinaan atlet usia muda membutuhkan kolaborasi yang konsisten agar tidak berhenti pada satu event semata. Ia berharap kompetisi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Kota Tangerang mengembangkan potensinya di bidang olahraga.
“Kami berharap sinergi dan kolaborasi seperti ini terus terjalin sehingga pembinaan atlet usia dini dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan talenta-talenta terbaik yang membanggakan Kota Tangerang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat berlatih. Ia mengingatkan bahwa prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi.
“Teruslah berlatih dan mengembangkan diri. Jadilah generasi yang tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga hadir sebagai solusi dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Liga Yooscout Regional Kota Tangerang 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan pembinaan olahraga usia muda yang sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor olahraga, sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda berbakat di daerah.
Tim Redaksi