Beranda Advertorial Lewat Bank Sampah, Warga Tangsel Bisa Tukarkan Sampah dengan Emas dan Umroh

Lewat Bank Sampah, Warga Tangsel Bisa Tukarkan Sampah dengan Emas dan Umroh

316
0
Pemkot Tangsel bersama PT. Pegadaian meresmikan Bank Sampah Teratai di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren.

TANGSEL — Masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya di RW 04 Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, tidak ada alasan lagi untuk membuang sampah sembarangan. Pasalnya, sampah yang dihasilkan warga bisa ditukar dengan emas ataupun uang di kantor Pegadaian.

Adalah Bank Sampah Teratai yang diresmikan Walikota Airin Rachmi Diany pada 16 Juni 2019 lalu. Melalui pemerintah daerah, bank sampah ini bekerjasama dengan PT Pegadaian melalui program corporate social responsibility (CSR)  untuk menyediakan tabungan sampah.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berfoto bersama saat peresmian pembangunan Bank Sampah.

“Terima kasih kepada pengurus dan warga RW 04 yang sudah bahu membahu menyelesaikan masalah lingkungan, dengan adanya bank sampah ini, sampah memiliki nilai ekonomis, dengan menukar sampah di bank sampah maka ada tabungan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar,” ungkap Airin dalam sambutannya saat acara peresmian Bank Sampah Teratai, Minggu (16/6/2019).

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Toto Sudarto menuturkan, warga nasabah bank sampah ini bisa menukarkan sampah dengan emas maupun umroh. Menurutnya, semakin rajin masyarakat memilah sampah dari rumah dan datang ke bank sampah untuk menabung, maka semakin besar emas dan kesempatan umroh yang mereka dapatkan.

“Bank sampah ini bekerjasama dengan PT Pegadaian untuk menjalankan hidup sehat, memilah sampah menabung emas,” kata Toto Sudarto.


Pemkot Tangsel bersama PT Pegadaian meresmikan Bank Sampah Teratai di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren.

Terpisah, Kepala Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta II, Ngadenan mengatakan PT Pegadaian (Persero) meresmikan Bank Sampah Teratai RW 04, dengan mengambil tema “The Gade Clean & Gold”, di Pondok Pucung. Melalui Bank Sampah ini, Pegadaian ingin mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas.

Dia mengatakan, dengan adanya bank sampah di Pondok Pucung diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.

“Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meresmikan Bank Sampah Teratai di Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren.

Kata dia, pendirian Bank Sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, mengurangi dampak sampah lingkungan, sekaligus meningkatkan sumber penghidupan. Diresmikannya Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program CSR Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan, sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat.

“The Gade kini menjadi nickname untuk Pegadaian dan sudah menjadi brand yang dikenal kalangan milenial. Apalagi The Gade Coffee & Gold kini tersebar di banyak kota di Indonesia menjadi gerai Pegadaian sekaligus cafe yang instagramable,” jelasnya. (adv)