Beranda Pemerintahan Level APIP Cilegon Meningkat, DPRD : Buktikan Komitmen dan Kinerjanya

Level APIP Cilegon Meningkat, DPRD : Buktikan Komitmen dan Kinerjanya

Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Hasbudin. (Gilang)

CILEGON – Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Hasbudin angkat bicara menyangkut capaian peningkatan level Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI belum lama ini.

Peningkatan kapabilitas APIP di Level III itu menurutnya harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan komitmen pengawasan.

“Kita tidak butuh orang yang pintar ya, tapi SDM yang mampu berkomitmen untuk masyarakat Cilegon. Maka saya ingin pembuktian dengan pemerintahan sekarang ini, jangan bermartabat itu cuma jadi jargon saja, tapi tidak mampu diterjemahkan,” ujar Hasbudin, Jumat (7/1/2022).

Lebih jauh politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini meminta Kepala Inspektorat Cilegon, Mahmudin untuk mampu profesional, tegak lurus dan tidak pandang bulu dalam kinerja audit dan pengawasan.

“Bila perlu gunakan kacamata kuda, masak Inspektorat kalah dengan OPD. Justru akan jadi bahan pertanyaan kalau di Inspektorat tidak memiliki temuan sementara di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) banyak, ya sama saja melindungi garong namanya,” katanya.

Sementara Kepala Inspektorat Cilegon, Mahmudin mengatakan bahwa peningkatan kapabilitas APIP tersebut merupakan hal yang mendesak untuk meningkatkan kinerja seluruh OPD ke depan.

“Peningkatan kapabilitas APIP ini adalah hal yang urgent, setelah adanya ekspose dari BPKP Perwakilan Banten ke BPKP pusat. Dengan demikian APIP kita sudah berdiri sejajar dengan APIP di Kabupaten /Kota lain yang sudah lebih dulu mencapainya,” kata Mahmudin belum lama ini.

Dijelaskan Mahmudin, kinerja APIP di level III nantinya akan lebih mengedepankan mitigasi risiko dan tidak lagi berfokus pada kinerja yang berpotensi pada kerugian keuangan negara.

“Jadi kita bukan lagi bicara kerugian negara, tapi lebih fokus pada program yang sesuai dengan RPJMD. Konteks pemeriksaannya yakni apakah program yang dilaksanakan OPD sudah sesuai dengan renstra dan renstranya pun apakah sudah mengacu ke IKU (Indikator Kinerja Utama),” paparnya.

(dev/red)