Beranda Peristiwa Ledakan Dahsyat Pabrik Bata Ringan di Cikupa, Potongan Besi Terbang hingga ke...

Ledakan Dahsyat Pabrik Bata Ringan di Cikupa, Potongan Besi Terbang hingga ke Permukiman

Tiga potongan besi diduga berasal dari ledakan pabrik bata ringan di Kabupaten Tangerang (Foto: Saepulloh/BantenNews.co.id)

KAB. TANGERANG – Ledakan besar dari sebuah pabrik di Jalan Raya Serang–Jakarta KM 22, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, menggegerkan warga pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Suara dentuman keras yang disusul gemuruh panjang membuat warga di sekitar lokasi panik dan berhamburan keluar rumah.

Warga Kampung Kawidaran RT 15 RW 05 menjadi salah satu yang merasakan dampak paling signifikan. Mereka keluar rumah untuk menyelamatkan diri setelah mendengar ledakan yang memicu pusaran debu tebal menyebar ke permukiman. Situasi semakin menegangkan ketika potongan besi diduga berasal dari alat produksi pabrik terbang hingga menghantam tembok salah satu rumah warga.

“Jadi kita mikirnya pesawat atau gimana. Iya, besi ini setelah ledakan,” ujar Erna, warga setempat, menunjukkan potongan besi tersebut.

Temuan potongan besi di dalam kampung menggambarkan betapa kuatnya ledakan, meski jarak permukiman cukup jauh dari area pabrik. Warga juga menemukan dua potongan besi lainnya di samping kontrakan.

Warga lain, Anita, menceritakan detik-detik ledakan terjadi. Ia yang sedang berada di dalam rumah terkejut saat sebuah dentuman keras menggelegar, disusul suara gemuruh panjang. “Kenceng banget ledakannya, terus ada gemuruh panjang. Semua orang kontrakan pada keluar,” katanya.

Gemuruh itu terdengar hingga sekitar 30 menit, disertai debu putih yang masuk ke pekarangan rumah warga, termasuk area kos-kosan di samping rumah Anita. Debu tebal yang menempel di genting rumah masih terlihat dan sesekali beterbangan saat tertiup angin. Debu tersebut menyerupai semen dan pasir, bahan baku produksi bata ringan.

Belakangan diketahui, ledakan berasal dari PT Jaya Celcon Prima, pabrik produsen bata ringan di kawasan tersebut. “Kayanya dari pabrik di belakang rumah saya,” tambah Anita.

Baca Juga :  Malam Takbir, Petugas Tetap Semangat Gelar Operasi Patuh

Ia juga membenarkan soal potongan besi yang ditemukan warga pascaledakan. Menurutnya, dentuman itu bahkan membuat warga menduga ada pesawat jatuh. “Kalau kena orang bagaimana, padahal jauh lokasinya dari pabrik,” ucapnya sambil menunjukkan potongan besi itu. Anita menyebut kejadian ledakan serupa pernah terjadi sebelumnya pada malam hari, yang juga menyebarkan debu ke wilayah pemukiman.

Dikonfirmasi terpisah, Penanggung Jawab Produksi PT Jaya Celcon Prima, Wildan, membenarkan bahwa ledakan berasal dari salah satu mesin di pabrik. Pihaknya masih menyelidiki penyebab utama ledakan tersebut.

Menurut Wildan, dua karyawan mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Sementara debu yang mengepul ke udara berasal dari bahan produksi bata ringan. Ia juga belum dapat memastikan potongan besi yang ditemukan warga berasal dari pabriknya. “Kalau dipastikan saya belum berani. Kecuali saya sudah lihat barangnya, bisa diidentifikasi sama gak dengan mesin itu,” ujarnya.

Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo