Beranda Sosial dan Budaya Laz Harfa Respons Cepat Bencana Tsunami Banten

Laz Harfa Respons Cepat Bencana Tsunami Banten

229
0
Petugas Laz Harfa saat melakukan respons cepat korban tsunami di Anyer

SERANG – Korban Tsunami Selat Sunda terus bertambah menjadi 168 orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka serta puluhan orang telah hilang.

Dampak dari tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Tsunami terjadi pada Sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 21.27 WIB.

Sementara itu dampak tsunami menyebabkan korban jiwa dan kerusakan berbagai infrastruktur. Data korban kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data, yaitu di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan dan Serang.

Di Kabupaten Pandeglang daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur. Daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Penanganan darurat masih terus dilakukan oleh relawan Laz Harfa yang menyebar ke berbagai lokasi bencana dengan posko pusatnya yang berada di daerah Tarogong, Labuan, Pandeglang.

Indah Prihanande selaku Direktur Laz Harfa Banten saat ditemui di lokasi bencana menuturkan Laz Harfa masih berada di lapangan, saat ini tengah menyisir ke titik-titik pengungsi yang berada di sepanjang Jiput.

Penghuni di dekat pantai sedang mengungsi kearah yang lebih tinggi di Jiput. Manula, anak-anak, semua bergerak untuk mengungsi menyelamatkan diri.

“Laz Harfa sudah menyiapkan posko bersama di Tarogong, Labuan, sebagai tempat untuk mengatur bantuan medis, bantuan logistik dan lainnya bersama dengan teman-teman dari forum zakat,” ujarnya, Minggu (23/12/2018).

“Sampai beberapa hari kedepan Laz Harfa akan berfokus menangani Tanggap darurat bencana, menyiapkan logistik makanan siap santap, roti, biskuit, air minum, kebutuhan bayi, dapur umum dan lainnya.” tambah Indah. (Ink/Red)