Beranda Komunitas LAZ Harfa Bangun Desa Mandiri di Margamulya Lebak

LAZ Harfa Bangun Desa Mandiri di Margamulya Lebak

Warga bergembira foto di depan sarana MCK dan air bersih yang dibangun melalui program desa mandiri. (Foto istimewa)

LEBAK – Desa Mandiri merupakan desa yang digagas LAZ Harfa bersama MAI Foundation  dengan melakukan kegiatan promosi kesehatan (promkes). Melalui program ini masyarakat diberikan edukasi, sosialisasi dan pendampingan terkait kesehatan secara berkesinambungan. Program ini berjalan di Desa Cimarga, Kabupaten Lebak.

Selama setahun membangun desa mandiri, sudah banyak program yang dilakukan misal membuat CTPS, perbaikan dan pengelolaan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), dan program Community LED Total Sanitation (CLTS).

Ada juga program untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, yaitu dengan dibentuknya Kelompok Keuangan Mikro (KKM) dan program bedah rumah.

Akhir pekan lalu tim LAZ Harfa dan MAI Foundation meninjau perkembangan program. Beberapa program yang ditinjau pada saat kunjungan yaitu kegiatan promkes di Kampung Cimerak, kegiatan pemicuan CLTS di Kampung Cimereme, perkembangan dan aktivitas KKM Al Ikhlas Amal Sentosa, KKM Cisumur Berkah Indah di Kampung Cisumur. Meninjau sarana air bersih di Kampung Babakan dan di Kampung Cisape serta kunjungan bedah rumah di Kampung Cimurutu.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama MAI Foundation Erwin Setiawan, Direktur Utama LAZ Harapan Dhuafa Indah Prihanande bersama unsur terkait di desa.

Erwin Setiawan berharap program ini bisa memberikan banyak manfaat dan tepat sasaran serta membawa perubahan yang lebih baik di masyarakat.

“Kami telah menginisiasi desa mandiri bersama LAZ Harfa kurang lebih 1 tahun ini. Hari ini ada kegiatan CLTS dimana masyarakat diberikan edukasi untuk hidup sehat dengan menerapkan sanitasi yang baik, karena itu adalah pintu kemandirian. Alhamdulillah, sekarang ada perubahan perilaku masyarakat yang dibarengi dengan perubahan tingkat kesejahteraan masyarakat. Dana ZIS dari masyarakat melalui kami semoga tepat sasaran, tepat kebutuhan. Kunjungan ini memotivasi kami untuk melanjutkan kerjasama, sehingga program tuntas dengan berzakat untuk memenuhi membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Sedangkan Indah Prihanande menjelaskan bahwasannya jauh sebelum pandemi Covid-19, MAI Foundation bersama LAZ Harapan Dhuafa telah melakukan sebuah gerakan penyadaran kesehatan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi untuk masyarakat, sehingga masyarakat setidaknya bisa lebih siap dan sigap menghadapi kondisi seperti ini. Masyarakat sudah terbiasa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan tidak terlalu terguncang oleh kelesuan ekonomi.

“Dan ternyata hal ini sungguh berpengaruh besar saat pandemi Covid-19 melanda. Setidaknya mereka sudah terbiasa untuk menerapkan PHBS dan mereka punya cadangan keuangan di saat kondisi ekonomi yang sedikit lesu dan terganggu akibat Covid-19 ini,” ujarnya.

Yanti seorang warga Desa Cisumur  menceritakan pengalamannya sebelum kehadiran program ini.

“Sebelum ada program ini biasanya kalau mau buang air besar atau mau ngambil air jauh hampir 1 KM, ini juga yang jadi salah satu penyebab kebiasaan buang air besar sembarang. Tapi sekarang alhamdulillah sarananya sudah dekat rumah,” ujarnya. (ink/red)