KAB. TANGERANG – Persoalan pendidikan dan layanan kesehatan mencuat dalam reses masa sidang ke I anggota DPRD Banten dari Fraksi Demokrat, Taufik Arahman, Sabtu (1/11/2025).
Diketahui reses tersebut dimulai dari tanggal 22 Oktober sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025 di Daerah Pemilihannya (Dapil) Tangerang B.
Taufik Arahman mengatakan, reses itu bagian dari tugas seluruh anggota dewan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Dapil masing-masing.
Kata Taufik, selama delapan hari dirinya reses banyak menerima berbagai macam masukan dan aspirasi dari masyarakat, baik dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan juga ekonomi masyarakat.
“Banyak aspirasi yang mereka sampaikan ada yang minta jalan lingkungannya dibangun, ada juga yang menyampaikan susah mencari pekerjaan dan lain sebagainya, semuanya sudah kami catat,” kata Taufik.
Yang paling menonjol, lanjut Taufik, terkait dengan sekolah gratis dan juga pelayanan kesehatan. Pasalnya masih ada sekolah yang belum bekerjasama dengan Pemprov Banten.
Selain itu, sekolah yang bekerjasama dengan Pemprov Banten penerimaan muridnya dibatasi. Sehingga masih banyak masyarakat yang belum bisa merasakan Program Sekolah Gratis.
“Kalau urusan sekolah gratis itu ya tadi masih ada sekolah yang belum bermitra dan juga yang bermitra kuotanya dibatasi. Tapi kan tadi Pemprov Banten sudah membuka ruang untuk semua sekolah swasta baik SMA atau SMK untuk ikut PSG dan kalau tidak mau ikut itu hak setiap sekolah,” jelasnya.
Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, banyak masyarakat yang mengeluhkan rumah sakit- rumah sakit yang dianggap kurang dalam melayani peserta PBI atau PBJS yang ditanggung pemerintah. Mulai dari ruangan yang selalu dibilang kolong dan lain sebagainya.
“Yang paling bikin saya merasa kecewa tuh terkait dengan pelayanan kesehatan, masyarakat yang kurang mampu kalau ke RS ada saja dibilang penuhlah dan lain sebagainya sedangkan kalau mandiri tidak pakai BPJS apalagi PBI itu cepat,” ungkapnya.
Maka dari itu, Taufik meminta Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan memberikan teguran kepada rumah sakit-rumah sakit yang pelayanan kesehatannya pilih-pilih.
“Harus ditegur itu, jangan sampai nanti dibilang untuk sehat itu kalau ada uang ada solusi kalau tidak ada uang tidak ada solusi, sedangkan kesehatan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah juga,” cetusnya.
Dirinya juga mengapresiasi program-program Pemerintah Provinsi Banten yang saat ini fokus pada pelayanan dasar terutama di pidang pendidikan.
“Jujur saya sangat apresiasi program Pemprov Banten di masa kepemimpinan Andra Soni ini, saya lihat program pelayanan dasarnya luar biasa,” ujarnya.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
