Beranda Hukum Larangan Mudik 6 Mei, Kapolres : Jangan Coba-coba Maksa ke Pelabuhan Merak

Larangan Mudik 6 Mei, Kapolres : Jangan Coba-coba Maksa ke Pelabuhan Merak

153
0
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono

CILEGON – Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono menegaskan guna memperketat pelarangan mudik Lebaran 2021, pihaknya menambah personel gabungan hingga mencapai 1.033 orang. Personel ini disiagakan di seluruh Pos Pengamanan (Pospam) atau penyekatan menuju Pelabuhan Merak mulai 6 Mei 2021.

“Saya sebelumnya menyampaikan berkali-kali jumlah personel disiagakan sebanyak 625 orang, ternyata setelah kami kaji lagi saya tambahkan menjadi 1.033 orang. Jumlah itu keseluruhan yang bersiaga di dalam pos terpadu nanti,” ujar Kapolres saat meninjau Pospam di Jalur Mudik Pelabuhan Merak, Selasa (4/5/2021).

Kapolres menegaskan pada 6 Mei 2021 mendatang mudik ditiadakan. Sehingga masyarakat tak nekat berangkat mudik menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Kecuali, kata dia, lembaga atau orang yang memiliki kepentingan khusus.

“Jadi yang kami lakukan adalah tanggal 6 Mei nanti mudik ditiadakan, artinya tidak boleh sama sekali sehingga harus disekat. Yang boleh lewat itu bukan pemudik, tapi orang-orang atau lembaga yang berkepentingan terhadap kerjanya atau berkepentingan khusus mungkin ada orangtuanya yang meninggal atau sakit, dia bukan mudik tapi perjalanan secara khusus dan disertai dengan persyaratan yang ketat,” jelasnya.

Guna menghalau pemudik, lanjut Kapolres, pihaknya sudah menyiagakan Pospam di beberapa titik, seperti di pos Gerem atau pintu Gerbang Tol Merak, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

“Kita juga dirikan banyak Pospam. Ada tiga sampai empat bangunan. Inilah benteng pertama sebelum memasuki Merak, disitu akan ada banyak personel, instansi terkait kita sudah koordinasi mulai dari pemerintah kota, kemudian bantuan dari pemerintah pusat, korlantas membantu untuk swab antigen, Polda Banten membantu personel dan lain-lain karena sudah terpadu disitu,” paparnya.

Kapolres menyatakan pihaknya bakal memutar balik kendaraan pemudik yang nekat hendak menyeberang melalui Pelabuhan Merak.

“Nanti ada Pospam di depan KSKP Merak, satu pos lagi untuk penyekatan. Kalau masih tembus dari sana, kita putar balikan disitu. Nanti penyekatan tanggal 6 Mei itu tepat pukul 00.00 WIB. Semoga bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Dalam penyekatan pemudik nanti, kata dia, pihaknya sudah mengantisipasi modus para pemudik, seperti adanya travel gelap.

“Nanti ini permasalahannya kadang-kadang ada travel gelap, inilah penyakitnya dari dulu, pake mobil pribadi begitu masuk sampai sini (Merak-red) dilepas penumpangnya pergi, nah kita udah tahu modus-modus seperti ini dan modus yang lainnya kita tahu, sehingga nanti jangan coba-coba ke wilayah Pelabuhan Merak atau Kota Cilegon, pasti di depan sudah kita balikkan dan akan kita tilang dan kita putarbalikkan,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya juga sudah menyiapkan tim Jawara untuk membantu pasukan lalulintas.
“Tujuannya untuk betul-betul bisa menscreaning wilayah Merak bebas dari travel gelap yang tidak bertanggungjaawab yang akan menurunkan penumpang dan berjalan ke arah Pelabuhan Merak,” ucapnya.

(Man/Red)