PANDEGLANG — Minimnya lapangan kerja di Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan DPRD. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang didesak tidak sekadar menunggu, tetapi harus lebih agresif menjemput investor untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Anggota DPRD Pandeglang, Habibi Arafat, menilai investasi menjadi salah satu solusi untuk mengurai persoalan pengangguran di daerah. Menurutnya, Pemkab Pandeglang harus mampu meyakinkan investor bahwa daerah tersebut aman dan nyaman untuk berinvestasi.
“Saya kira itu penting, investor kan harus tetap kita tarik ke sini. Diyakinkan bahwa Pandeglang ini nyaman untuk investasi,” kata Habibi kepada BantenNews.co.id, Rabu (18/8/2026).
Habibi menegaskan, Pemkab Pandeglang harus mengambil langkah konkret. Pemerintah daerah, kata dia, jangan hanya berdiam diri dan berharap investor datang dengan sendirinya.
Menurutnya, kepastian keamanan dan kemudahan perizinan menjadi hal penting yang harus diberikan kepada calon investor. Pemkab juga dinilai perlu melakukan pendampingan agar investor merasa mendapat jaminan saat menanamkan modal di Pandeglang.
“Ya salah satunya harus action pemerintah daerah, menjamin semua keamanan, perizinan dan yang lainnya, sehingga mereka merasa nyaman berinvestasi di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Ia menilai masuknya perusahaan-perusahaan baru akan berdampak langsung terhadap kesempatan kerja masyarakat lokal. Semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula peluang warga Pandeglang mendapatkan pekerjaan.
“Pengangguran ini otomatis akan terurai kalau memang banyak perusahaan yang masuk ke Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Habibi mendorong Pemkab Pandeglang tidak menjadikan keterbatasan lapangan kerja sebagai persoalan yang terus berulang. Menurutnya, pemerintah daerah harus berani melakukan terobosan dan menciptakan iklim investasi yang mampu menarik perusahaan dari luar daerah.
Penulis: Mg-Madani Prasetia
Editor: Usman Temposo
