Beranda Artis Langgar Kontrak, Gelar Puteri Indonesia Asal Banten Ini Dicabut

Langgar Kontrak, Gelar Puteri Indonesia Asal Banten Ini Dicabut

101
0
Puteri Indonesia Banten 2017, Ratu Vashti Annisa - foto istimewa Instagram

SERANG – Yayasan Puteri Indonesia (YPI) mencabut gelar tiga finalis Puteri Indonesia 2017. Mereka adalah Puteri Indonesia Banten 2017 (Ratu Vashti Annisa), Puteri Indonesia DKI Jakarta I sekaligus Puteri Intelegensia 2017 (Karina Nandia) dan Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2017 (Ni Komang Sri Maya Dian Lestari).

Ketiga finalis ini melanggar kontrak kerja yang telah disetujui dalam kurun waktu tertentu, yakni tak boleh mengikuti ajang sejenis selama masa kontrak dua tahun.

Keputusan YPI mencabut gelar tiga finalis Puteri Indonesia 2017 ini pun menimbulkan pro dan kontra netizen. Beberapa netizen mendukung keputusan YPI dan mengkritik tiga finalis, berkomentar bahwa mereka bersifat tamak dan gila gelar dengan mengikuti ajang kecantikan serupa sebelum masa kontrak habis.

Salah satu finalis Puteri Indonesia 2017 yang gelarnya dicopot oleh YPI, Karina Nandia Saputri mengaku wajar jika banyak mendapat kritik dari netizen. Menurut Karina, mau sebesar apapun prestasi yang telah ditorehkannya, orang-orang akan punya komentar positif dan negatif.

“Saya gak ambil pusing masalah komentar netizen. Jadi menurut saya predikat yang netizen berikan kepada saya itu bukan suatu hal besar yang menjadi alasan saya untuk berhenti mengukir prestasi,” ungkap Karina dilansir detik.com, Kamis (19/7/2018)

Gelar Karina dicabut lantaran ia mengikuti ajang Miss Tourism Global 2018 beberapa minggu lalu dan telah dikarantina selama hampir satu bulan di Shanghai, China. Mewakili Indonesia, ia pun berhasil masuk Top 10 dan membawa pulang gelar Best Talent di Miss Tourism Global 2018.

“Niat saya baik untuk mengharumkan nama Indonesia, keinginan saya juga besar untuk mewujudkan hal tersebut dan ketika kesempatannya ada, saya rasa gak salah untuk mengambil kesempatan tersebut,” jelasnya. (Red)